INAnews.co.id, Jakarta– Wacana pemakzulan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka semakin menguat, setelah mantan Ketua MPR Amien Rais secara terang-terangan mendukung usulan tersebut. Dalam sebuah kesempatan yang disampaikan lewat akun YouTube-nya, Selasa, Amien menyerukan agar Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) segera memproses usulan pemakzulan yang diajukan oleh para purnawirawan TNI.
Amien menilai, tindakan Jokowi memanipulasi aturan konstitusi demi menjadikan Gibran sebagai wakil presiden adalah puncak dari praktik nepotisme yang merusak demokrasi. Amien menyebutnya sebagai runtuhnya prinsip amanah, di mana kekuasaan digunakan untuk memperluas pengaruh dinasti politik.
Menurutnya, pemakzulan Gibran penting agar Jokowi tidak lagi “memiliki mimpi yang aneh-aneh” dan benar-benar “hilang dari peta politik.”
Selain itu, Amien juga melontarkan tudingan bahwa Jokowi terindikasi memiliki kesetiaan ganda, terutama kepada negara asing. Ia berpesan agar ke depannya KPU lebih selektif dalam memilih calon pemimpin dan tidak mudah disuap.
Pernyataan Amien ini menambah panas dinamika politik, khususnya terkait isu pemakzulan Gibran dan sorotan terhadap warisan politik era Jokowi.






