Menu

Mode Gelap
Genangan Air Pascabanjir terhadap Kesehatan Warga dan Tips Sehat Usai Banjir Tips Jaga Kesehatan di Musim Hujan di Kota Semarang Menjaga Kesehatan di Musim Hujan: Tips Sehat di Tengah Ancaman Banjir Oknum Anggota TNI AL Terlibat Perkelahian di Talaud, Lanal Minta Maaf, Proses Hukum Berlanjut Ekspor Indonesia Masih Terjebak di Komoditas Mentah, Daya Saing Terancam Kedaulatan Rakyat Harus Dikembalikan

POLITIK

PDIP Sebagai Penyeimbang Beri Ujian kepada Pemerintahan Prabowo

badge-check


					Foto: Megawati umumkan nama baru kepengurusan DPP PDIP hingga 2025, dok. PDIP Perbesar

Foto: Megawati umumkan nama baru kepengurusan DPP PDIP hingga 2025, dok. PDIP

INAnews.co.id, JakartaPosisi unik Megawati Soekarnoputri sebagai “penyeimbang” dinilai Rocky Gerung sebagai bentuk ujian ideologis terhadap pemerintahan Prabowo Subianto. Ketua Umum PDIP itu ingin memastikan apakah kabinet Prabowo benar-benar mengusung ideologi keadilan sosial.

“Masalah ini betul-betul diujikan sebetulnya oleh Megawati pada Presiden Prabowo,” ungkap Rocky Gerung, Kamis, lewat channel YouTube-nya.

Menurutnya, Megawati menginginkan kabinet yang benar-benar diisi orang-orang yang memahami keadilan sosial, bukan hanya dari segi akademis tetapi juga track record mereka.

“Apakah sang menteri itu paham bahwa Indonesia harus dihasilkan melalui satu politik ideologi yang mengutamakan kemakmuran bersama,” tegas Rocky.

Rocky optimis Prabowo sedang berupaya memastikan “jalan ideologi dari kabinet Prabowo adalah jalan sosialistis” sesuai dengan visi Marhaenisme yang dianut PDIP.

Posisi Megawati yang tidak koalisi namun juga tidak oposisi dinilai akan bersifat adaptif jika nantinya ditemukan “elemen Marhaenisme di dalam perencanaan dan kebijakan-kebijakan ekonomi politik dari Presiden Prabowo.”

“Bila Megawati menemukan ada elemen Marhaenisme, maka posisinya bisa berubah,” pungkas Rocky.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Juga

Kedaulatan Rakyat Harus Dikembalikan

23 Januari 2026 - 22:25 WIB

Indonesia Pilih Perdamaian, Ingin Jadi Teman Semua dan Musuh tak Seorang Pun

23 Januari 2026 - 21:55 WIB

Otoriter ke Oligarki, Bukan ke Rakyat

23 Januari 2026 - 21:20 WIB

Populer POLITIK