INAnews.co.id, Jakarta- Presiden Prabowo Subianto menegaskan akan mengambil tindakan sekeras-kerasnya terhadap petugas yang menabrak pengendara ojol hingga tewas dalam peristiwa yang terjadi kemarin malam. Korban yang bernama Afan Kurniawan meninggal dunia akibat insiden tersebut.
“Saya terkejut dan kecewa dengan tindakan petugas yang berlebihan. Saya sudah perintahkan agar insiden tadi malam diusut secara tuntas dan transparan,” tegas Prabowo dalam pidatonya yang disampaikan hari ini.
Presiden menegaskan bahwa petugas-petugas yang terlibat harus bertanggung jawab penuh atas perbuatannya. “Seandainya ditemukan mereka berbuat di luar kepatutan dan ketentuan yang berlaku, akan kita ambil tindakan sekeras-kerasnya sesuai hukum yang berlaku,” lanjutnya.
Kepala Negara menyampaikan belasungkawa yang mendalam atas meninggalnya Afan Kurniawan. Atas nama pribadi dan pemerintah Republik Indonesia, Prabowo mengucapkan turut berduka cita kepada keluarga korban.
“Pemerintah akan menjamin kehidupan keluarganya dan akan memberi perhatian khusus kepada orang tuanya maupun saudara-saudaranya,” jaminnya.
Peristiwa ini terjadi dalam konteks demonstrasi yang berlangsung kemarin malam, yang menurut Prabowo mengarah kepada tindakan-tindakan anarkis.
Presiden mengimbau seluruh masyarakat untuk tetap tenang dalam menghadapi situasi ini dan percaya kepada pemerintah yang dipimpinnya. “Pemerintah yang saya pimpin akan berbuat yang terbaik untuk rakyat kita. Semua keluhan masyarakat akan kami catat dan akan kami tindaklanjuti,” ujarnya.
Prabowo juga meminta masyarakat waspada terhadap unsur-unsur yang ingin membuat huru-hara dan kekacauan. Menurutnya, hal tersebut tidak menguntungkan rakyat, masyarakat, maupun bangsa.
“Kita harus waspada, kita harus tenang, dan kita tidak boleh mengizinkan kelompok-kelompok yang ingin membuat huru-hara dan kerusuhan,” tegasnya.
Ditengah situasi yang berkembang, Presiden menekankan pentingnya fokus pada pembangunan bangsa. Ia menyatakan bahwa Indonesia sedang berbenah diri dan mengumpulkan seluruh kekuatan untuk membangun negara yang kuat dan sejahtera.
“Kita akan menjadi bangsa yang maju, bangsa yang mandiri yang berdiri di atas kaki sendiri. Kita akan menjadi negara industri yang tidak kalah dengan negara-negara lain,” katanya optimis.
Prabowo menegaskan bahwa aspirasi masyarakat yang sah tetap dapat disampaikan dan pemerintah akan memperbaiki semua yang perlu diperbaiki.
Insiden tabrak lari yang menewaskan pengendara ojol ini menambah daftar kasus yang melibatkan petugas keamanan, dan sikap tegas Presiden diharapkan dapat memberikan efek jera serta menjamin keadilan bagi korban dan keluarganya.






