INAnews.co.id, Jakarta- Prof. Emil Salim mengungkapkan sisi personal Presiden Soeharto yang jarang diketahui publik—kesederhanaan dan kecintaannya pada kehidupan pedesaan.
“Beliau bangga jadi petani. Tidak ada gedung-gedung mewah yang beliau miliki. Tempat penginapan beliau di Pulau Monyet atau Pacitan sederhana sekali, mengingatkan beliau ketika kecil,” kenang Emil Salim.
Dalam wawancara di kediamannya dengan Akbar Faizal yang tayang Senin (19/1/2026), Emil menggambarkan Soeharto sebagai “wong desa” yang tetap rendah hati meski berkuasa.
“He is a simple man. Paling happy kalau bisa duduk di tikar, makan dengan daun, sambal ibu Tien, pete, sayur asam, ikan-ikan. Happy dia,” ujar Emil.
Menurutnya, meskipun Time Magazine pernah menyebut Soeharto memiliki harta melimpah, secara pribadi sang presiden tidak bahagia dengan kekayaan. “Beliau selalu bilang, ‘Saya ini wong desa.’ Kebetulan jadi presiden, tapi hatinya orang sederhana,” tambah Emil Salim.
Kesederhanaan inilah yang menurut Emil membuat Soeharto begitu dekat dengan program pertanian, hingga mengantarkan Indonesia meraih penghargaan swasembada beras 1984.






