Menu

Mode Gelap
Surya Paloh Ditantang Turun Tangan, Oknum Sekretaris DPD Partai NasDem Terlibat PETI Audit Ungkap 152 Nama dan Rp3,3 Miliar Kerugian Negara, Mengapa Hanya Enam Terdakwa Waspada Kudeta! Didu Ungkap Skenario Gelap Kelompok yang Tak Percaya Prabowo CELIOS: Perjanjian Dagang ART Indonesia-AS Serahkan Kedaulatan Ekonomi Bulat-bulat ke Amerika Pakar: Penetapan Adies Kadir Hakim MK Cacat Hukum dan Sarat Kepentingan Politik Hukum di Indonesia Disebut Hanya Tegak di Permukaan, Mafia tak Tersentuh

SYARIAH

Indonesia Importir Produk Halal Terbesar Ke-4 Dunia

badge-check


					Foto: Handi Risza Idris, dok. ist Perbesar

Foto: Handi Risza Idris, dok. ist

INAnews.co.id, Jakarta– Meski memiliki populasi muslim terbesar di dunia, Indonesia justru menjadi importir produk halal terbesar keempat ke negara-negara OKI dengan nilai US$ 29,64 miliar pada 2023. Sementara sebagai eksportir, Indonesia baru menempati peringkat kesembilan dengan nilai ekspor hanya US$ 12,3 miliar.

Data SGIE Report 2024-2025 menunjukkan, eksportir terbesar produk halal ke negara-negara OKI justru dikuasai China, India, Brasil, Rusia, dan Amerika Serikat. Kondisi ini menjadi ironi mengingat Indonesia memiliki pasar halal domestik yang sangat besar.

Handi Risza Idris, peneliti CSET INDEF, menyatakan potensi perdagangan berbasis halal Indonesia mencapai US$ 170,6 miliar pada 2024. “Dari total ekspor produk halal US$ 41,4 miliar, komoditas unggulan adalah makanan dengan nilai US$ 33,61 miliar, disusul fashion US$ 6,83 miliar,” paparnya.

Lebih dari 60 persen kebutuhan daging dan susu Indonesia masih impor, terutama dari negara-negara non-muslim. Ketergantungan bahan baku seperti gelatin dan bahan tambahan pangan juga berpotensi menghambat efisiensi industri domestik.

“Ini paradoks. Demand produk halal di dalam negeri sangat besar, tapi kita masih menjadi net importir. Padahal ini peluang emas jika bisa kita tangkap,” ungkap Handi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Juga

CELIOS: Perjanjian Dagang ART Indonesia-AS Serahkan Kedaulatan Ekonomi Bulat-bulat ke Amerika

25 Februari 2026 - 18:45 WIB

Haidar Ungkap Lima Pasal Krusial Dalam Perjanjian Dagang Indonesia dan Amerika Serikat

25 Februari 2026 - 03:55 WIB

Komentar Pengamat soal Alfamart dan Indomaret Harus Tutup karena Bisa Rugikan Kopdes

24 Februari 2026 - 19:17 WIB

Populer EKONOMI