INAnews.co.id, Jakarta– Direktur Eksekutif Voxpol Center Pangi Syarwi Chaniago menilai Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka tidak memiliki kompetensi, kapasitas, dan narasi yang bisa dibanggakan untuk menjadi calon wakil presiden periode kedua.
“Sejauh yang saya cermati, dalam benak saya hampir enggak ada yang bisa dibanggakan. Enggak ada kompetensi, enggak ada kapasitas, enggak ada narasi, enggak ada pikiran, enggak ada apapun yang bisa dijual untuk kemudian beliau layak menjadi wakil presiden,” ujar Pangi, Rabu (11/2/2026).
Meski demikian, Pangi mengakui ada kemungkinan pandangannya salah dan orang lain melihat Gibran sudah terlatih selama lima tahun dengan mentor politik Jokowi dan Prabowo, sehingga layak menjadi wakil presiden lagi. “Ya itu sah-sah saja. Tapi kalau menurut keyakinan saya, nampak-nampaknya agak sulit untuk Prabowo-Gibran dua periode,” katanya.
Pengamat politik ini juga mempertanyakan prestasi apa yang bisa dijual oleh pasangan Prabowo-Zulhas. Ia menyinggung masa jabatan Zulhas sebagai Menteri Kehutanan yang disebut-sebut kehilangan 3 juta hektar hutan. “Prestasinya apa? Mikul beras pantas jadi wakil presiden? Itu kan dipertanyakan publik juga,” ujarnya.
Pangi menekankan bahwa presiden tidak akan salah mengukur nilai jual dan kelayakan calon wakil presiden. Jika Prabowo sudah yakin dengan prestasinya sendiri, maka pemilihan wakil presiden tidak akan menjadi masalah besar.






