Menu

Mode Gelap
Ekspor Indonesia Masih Terjebak di Komoditas Mentah, Daya Saing Terancam Kedaulatan Rakyat Harus Dikembalikan Indonesia Pilih Perdamaian, Ingin Jadi Teman Semua dan Musuh tak Seorang Pun Otoriter ke Oligarki, Bukan ke Rakyat Indonesia Negara Paling Bahagia dan Optimis di Dunia Ganti Tujuh Menteri untuk Percepat Pengembalian Kedaulatan

PERISTIWA

Tokoh Tionghoa Indonesia, Hartono tutup usia

badge-check


					GBP saat di Rumah duka Drs. Hartono Perbesar

GBP saat di Rumah duka Drs. Hartono

INAnews.co.id – Almarhum Drs.Hartono adalah seorang tokoh TiongHoa yang telah memberikan dharma baktinya di Departemen Pertahanan dan Keamanan sebagai Pegawai Negeri sipil selama 30 tahun hingga pensiun.

Seperti disampaikan oleh Ganjar Bukan Pranowo (GBP) , yang mewakili keluarga dalam sambutanya pada malam penghormatan almarhum di rumah duka yang berada di bilangan Pluit, Jakarta.

“Pak Hartono adalah sesepuh pemersatu semua marga Tionghoa di Indonesia, jadi jangan ada perpecahan dan lanjutkan perjuangan,dan terus persaudaraan dan kekeluargaan terus berjalan, dan apa yang dirintis pak Hartono terus dilanjutkan,” jelas GBP.

Semasa hidupnya Drs. Hartono berprofesi seorang pegawai negeri sipil, dikala itu seorang keturunan Tionghoa bekerja sebagai PNS bukanlah profesi yang umum, mengingat adanya pembatasan terhadap etnis Tionghoa.

“Namun almarhum tetap menyampaikan kepada para etnis Tionghoa untuk mendorong partisipasi dan dapat berperan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara” ujar GBP.

Masa itu tidak semua etnis Tionghoa mampu melakukan hal yang sama, padahal tidak sedikit etnis Tionghoa ingin berkiprah dan berkarya dalam birokrasi Pemerintahan.

Hartono juga aktif memperjuangkan hak-hak warga Tionghoa agar dapat memiliki hak yang sama sebagai warga Negara di Republik Indonesia. Selain iti Hartono juga dalam semasa hidupnya aktif menggalang dan mendorong etnis Tionghoa agar bisa memberikan sumbangsih bagi kemajuan Bangsa Indonesia.

Kegiatan marga Tionghoa juga aktif dalam melakukan sumbangsih kepada Negara Indonesia yakni melalui jalur politik dengan mendirikan Forum Demokrasi Kebangsaan (FORDEKA ).

Dalam kegiatan Sosial Kemanusiaan Hartono juga sebagai pendiri dalam Paguyuban Sosial Marga Tionghoa Indonesia (PSMTI).

“Dalam pesan yang sering disampaikan semasa hidupnya , Drs Hartono berharap orang Tionghoa juga dapat terlibat dalam menentukan perjalanan Bangsa Indonesia, mengabdi kepada negara dan untuk penegakan eksistensi Tionghoa Indonesia, ” jelas GBP.

Secara khusus juga GBP mewakili keluarga mengucapkan ” terima kasih kepada The Ning King pemilik Argo Manunggal Group yang telah memberikan penghormatan khusus dengan hadir ke Rumah Duka serta telah banyak membantu dan memberikan perhatian khusus  semasa hidupnya hingga almarhum meniggal dunia. Persahabatan dan persaudaraan Pak The Ning King dengan Drs. Hartono sudah terjalin erat sejak 60 thn yang lalu,” jelas GBP.

Dalam kata penutupnya GBP mengatakan ” saya mewakili keluarga ucapkan terima kasih kepada semua yang telah memberikan dukungan doa, dan lainnya baik dalam bentuk moril & materil selama pak Hartono dalam kondisi sakit sampai beliau meninggal, dan kami dari Keluarga mengucapkan terima kasih banyak kepada Bapak David Herman Jaya selaku Ketua Umum PSMTI yang telah memberikan perhatian khusus,” ujar GBP.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Juga

Detik-Detik Kejatuhan Soeharto: Tidak Ada Sahabat Abadi

22 Januari 2026 - 14:40 WIB

Pesawat ATR 42-500 Jatuh di Gunung Bulusaraung, Meledak dan Terbakar, Kata Saksi

18 Januari 2026 - 11:04 WIB

Pesawat ATR 42-500 Hilang Kontak di Maros, 10 Orang di Dalam Pesawat

17 Januari 2026 - 19:41 WIB

Populer PERISTIWA