Menu

Mode Gelap
Dugaan Pembatalan Sepihak Selter Sekda Baubau Dinilai Janggal, PMII Desak Penjelasan Resmi Apresiasi kepada Buruh: Tulang Punggung Pembangunan Nasional Syahganda Nainggolan : Masuknya Jumhur Hidayat Dalam Kabinet Sebagai Langkah Tepat Prabowo ASN Boleh Kritik Presiden, Ini Penjelasan Hukumnya Prabowo di Hadapan Buruh Bicara Ojol Setahun Mengabdi, Heritage Medical Bekasi Prioritaskan Kesembuhan Pasien

OLAHRAGA

Usai Kalahkan Petarung Filipina, Jeka Saragih Tantang Theo Dan Hafid Di Beda Kelas

badge-check


					Usai Kalahkan Petarung Filipina, Jeka Saragih Tantang Theo Dan Hafid Di Beda Kelas Perbesar

INAnews.co.id, Jakarta – Petarung MMA asal Batam, Jeka Saragih, berhasil memenangi laga internasional pertama  usai mengalahkan petarung asal Filipina, Mhar John Manahan dalam One Pride MMA Pro Never Quit fight night 32 di Stadion Tenis Indoor GBK Senayan, Sabtu (21/09/2019 malam).

Dalam duel ini, Jeka mengalahkan Mhar John Manahan di ronde 1 dalam laga non gelar internasional 3 ronde. Jeka memenangi duel lewat naked rear choke, yang tak mampu diatasi Manahan.

“Saya senang sekali mampu memenangi pertarungan internasional pertama, dan ini sungguh memotivasi saya untuk berprestasi lebih baik lagi,” kata Jeka.

Selanjutnya Jeka ingin berduel lintas kelas di One Pride dengan menantang dua juara di kelas lain yakni Theodorus Ginting dan Hafid Nur Mahadi.

Jeka menegaskan, bukan karena sombong ingin menantang Theo atau Dafid, tapi bertarung beda kelas akan menjadi warna tersenidri.

“Ini kemauan saya, One Pride mengadakan duel para juara, saya siap naik kelas atau turun kelas. Setiap petarung boleh memilih lawan, dan harus siap menutupi kelemahan,” tegas Jeka.

Sedangkan Ardiansyah Bakrie menyambut tantangan Jeka, hanya saja perlu diperhatikan beberapa faktor pendukung.

“Saya sangat senang, dan bagus.  Tapi ingat ketika mau naik kelas atau turun kelas, dia juga harus melakukan 2-3 kali pertandingan dulu sebelum melawan pemegang sabuk juara. Ini kita akomodir tapi ga bisa langsung menantang,” ujar penggagas One Pride MMA sekaligus Bos tvOne, Ardiansyah Bakrie.

 

Eko Pertahankan Kelas Bantam 

Pada pertarungan lainnya, Achmad Eko Priandono berhasil mempertahankan sabuk juara kelas bantam One Pride MMA Pro Never Quit. Eko mengalahkan Yusuf Susilo.

Gaya striker yang dimiliki kedua petarung, membuat duel lebih banyak diatas dibanding dibawah. Eko memilih untuk bertarung dengan gaya counter boxer andalannya. Sedangkan, Yusuf lebih sering menyerang lebih dulu. Jual beli pukulan lebih banyak tersaji di ronde pertama.

Pada ronde kedua, justru Yusuf berhasil menyerang Eko dan menjatuhkannya. Akan tetapi, Eko yang tertekan bisa membalikkan keadaan dan berhasil memenangi duel dengan tekhnik kuncian armbar sekaligus mempertahankan sabuknya.

Pada pertarungan perebutan peringkat kelas ringan , Jamil Burhan berhasil mengalahkan Yesreel Mocodasser. Usai ronde pertama berakhir, Jamil dinyatakan menang karena lawannya tak bisa melanjutkan pertarungan akibat cidera.

Hasil lainnya, Brando Mamana Simanjorang tidak sulit menaklukan Billy Pasulatan di ronde pertama dengan tekhnik kuncian rear naked choke.

Untuk berita terbaru terkait One Pride Pro Never Quit, silakan kunjungi www.onepride.net, ikuti kami di Twitter @OnePrideTVOne, Instagram, Youtube, dan FB di @OnePrideIMMA.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Juga

Membangun Ekosistem Olahraga Basket Yang Kompetitif Dan Berkelanjutan, Garuda West Gelar Turnamen Kelompok Umur

26 April 2026 - 21:15 WIB

Gelaran Zumba Party Di HARRIS Convention Hall Bekasi Berlangsung Meriah

21 April 2026 - 08:14 WIB

Product Experience SOLAR 2.0, Ortuseight Tegaskan Sebagai Brand Inovator Konsisten Dukung Atlet Dan Komunitas Lari

3 April 2026 - 11:39 WIB

Populer GAYA HIDUP