Dunia Politik Bukan Lagi Dunia Percaturan dan Jauh Dari Kata Rasional

INAnews.co.id, Jakarta – Majunya Bambang Soesatyo dalam perbutan kursi Ketua Umum Partai Golkar ternyata menyita banyak perhatian , khususnya dalam tubuh Partai Golkar sendiri.

Chairudin Simatupang selaku Dewan Pakar Partai Golkar saat ditemui oleh Redaksi INAnews coba menuangkan pemikirannya dalam sebuah tulisan. Berikut pemikiran yang dituangkan soal polarisasi soal siapakah calon yang pantas menjadi Ketua Umum Partai Golkar di Munas Golkar pada Desember 2019 ini.

Dalam tulisanya Chairudin coba mengungkapkan soal kemajuan dunia politik yang semakin modern semakin tidak terpakainya teori politik masa lampau. Sering kali politik diibaratkan sebagai permainan catur, tapi saat ini tidak politik saat ini jauh dari kata rasional dan semua kemungkinan bisa terjadi tanpa ada rencana, kecuali sebuah rencana Tuhan.

Dalam permainan Catur ada teori dasar atau pakem yang harus dikuasai oleh setiap pemain catur profesional . Apakah itu mulai dari legenda catur yang pernah merajai dunia atau Pemain catur pemain baru sekalipun .

Boris Spasky , Anatoly Karpov . Bobby Fischer , Victor kroshnoi Ian Timman , Torre dan terakhir Anand . Dalam setiap awal melangkahkan bidak catur pasti didasarkan teori Pembukaan ( varian) yang dia kuasai
.
Ada berbagai macam varian yang sangat populer di gunakan seperti Varian Sicilia , Gambit Menteri , karokan ,Pion Ceto, varian Perancis ,Inggris , Raja Hindu , Rusia ,Benoni dan lainya.

Bidak putih mulai langkah pertama sampai langkah ke 15 biasanya merupakan langkah teks dari varian yang dimainkan, dan sang lawannyapun yang memegang bidak hitam mengimbangi dengan jawaban yang sudah merupakan teks aksioma varian tersebut.

Jika terjadi penyimpangan jawaban maka lawan akan menghukum terus hingga akhir pertandingan dan kalah. Pertandingan catur yang sebenarnya atau adu strategi dimulai setelah langkah teks pembukaan selesai dijalankan.

Waktu

Permainan catur Profesional biasanya menggunakan waktu sesuai sistem catur. Pemain bidak Putih atau pemegang bidak hitam seringkali melakukan langkah salah dan fatal (Blunder) jika posisinya sedang terpojok juga terdesak waktunya yang hampir habis .

Tapi apapun varian yang dimainkan posisi catur selalu membentuk bidak pion yang melindungi posisi Rajanya dari serangan musuh karena jika Rajanya dimakan lawan permainan selesai. Walau dalam permainan catur Profesional biasanya sudah menyerah jika langkah berikut tahu akan kalah dan catur adalah dunia Rasional.

Fenomena Politik

Berabad lalu Nicola Machiavelli dalam buku ” IL Principe ” ( Pangeran ) telah meletakan Dasar politik Modern tentang Pragmatisme Kekuasaan kemudian Kaum Geo Politisi Jerman menggoreskan tentang Teori negara adalah sebagai Embrio yang Hidup dan berkembang maka memerlukan Leben Sraum ( Ruang untuk Hidup ) yang tidak bisa dihindarkan .

Konsepsi Macheavelli adalah literatur tentang bagaimana menjemput kekuasaan , menjalankan dan melanggengkan kekuasaan dalam sebuah negara dan mencetak Homo Sapien bermetamorfosis menjadi Homo Dius

Sedangkan konsepsi Teori Geo Politik menjurus pada penguasaan sebuah Negara terhadap Negara lainnya. Kegaduhan dan konflik didalam sebuah Negara dan di dunia internasional mulai tersulut semenjak dua teori ini dilahirkan dalam dunia nyata .

Perang Dunia pertama , perang dunia kedua dan perang dingin Barat secara tak disangka adalah Produk dari Skema dua teori ini. Politik pastinya ada hubungannya dengan kekuasaan dalam skala apapun .

Morgenthau dalam buku nya ” Political among Nations ” mengerucutkan Politik ( Power ) sebagai ” Power is Man Control over the Mind on Action other man “. Menurut saya Politik Ansih bukan melulu masalah kekuasan dan masalah penguasaan sumber daya ekonomi .

Tapi suatu yang luar biasa menghebohkan secara makro dan mempengaruhi orang banyak apapun bidangnya bisa dikatagorikan sebagai delik Politik. Seperti yang digambarkan oleh Robert Down dalam buku nya, “Buku- buku yang merubah dunia ”
Adolf Hitler “Main Kamft( perjuanganku ) , Nicola Macheavelli ” IL Principe ( Pangeran ) , Thomas Paine ” Common sense ” , Albert Einstein ” Teory Relativitas ” , Charles Darwin “, Evolusi original species ” , Sir Isaac Newton ” teory Atomic ” , Adam Smith ” Wealth of Nation”.

Ketika buku ini diterbitkan pada jamannya maka saat itu pola pikir orang sedikit banyak terdominasi dan terintrupsi terhadap gagasan – gagasan dan teori yang disampaikan .

Ideologi Politik

Salah satu Goals yang ingin diperjuangkan dalam Politik adalah Ideologi, perjuangan politik tanpa tujuan ideologi yang dicita- citakan adalah kering tanpa Roh .

William Ebenstein dalam buku nya ” To Day Ism”( Isme – Isme dewasa ini ) menguraikan tentang ideologi yang ada di dunia ini seperti .Feodalisme , facisme ,Meliterisme , komunisme ,Sosialisme , liberalisme , Kapitalisme

William Ebenstein mengakui bahwa ada kekuatan bauran ideologi lain yang berdasarkan pada Agama yang mempunyai eksistensi yang cukup tapi dia tidak membahasnya karena refrensi yang kurang untuk hal ini.

Bahwa sebenarnya lah perang dunia pertama , Perang dunia kedua dan perang dingin antara Timur dan Barat adalah perang Ideologi. Dalam upaya memperebutkan pengaruh ideologi .

Political Speed

Perkembangan ilmu pengetahuan yang begitu cepat disegala bidang dan revolusi di bidang komunikasi berakibat kebijakan yang dibuat harus Revolusioner dan kontra versi atau Out of The Book, hal ini juga berpengaruh terhadap dunia politik lokal maupun manca negara.

Tom Peter dalam buku nya ” Magement Liberation ” telah menjungkirbalikan pola manajemen yang baku selama ini dengan tidak menempatkan Planning sebagai unsur pertama yang harus dilakukan tapi unsur tindakan ( Action ). Kecepatan atau Speed adalah pola manajemen modern .

Sama dan sebangun dengan pola manajemen dunia politik mengalami perubahan yang sangat Ekstrim. Idiom Idiom lama seperti ” tidak ada teman dan lawan yang abadi yang ada hanyalah kepentingan”.

The Enemy my Enemy is My freind atau Zero option telah lama terkoreksi oleh dunia politik Modern saat ini . Dalam dunia politik tidak mengenal kata “Perjanjian Abadi”.

Sewaktu Brutus menusukan Pedangnya didada Yulius Cesar maka orang melabelisasinya sebagai penghianat tapi apa yang dilakukan Brutus untuk Rakyat Romawi saat itu demi kepentingan yang lebih besar lagi karena Yulius Cesar telah menjadi diktator dan menghambat perkembangan demokrasi yang mulai tumbuh di Romawi saat itu.

Dalam sejarah politikpun tidak ada klaim terhadap penghianat atau pahlawan karena dua kata ini hanyalah hal ini bohong belaka. Dunia politik telah melesat melampaui logika dan melakukan hal yang tak terduga sedikitpun menembus dimensi ruang dan waktu.

Jadi sekarang tidaklah tepat jika dunia Politik diidentifikasikan dengan dunia permainan catur. Strategi dunia politik telah jauh melampauinya. Dunia permainan catur adalah dunia rasional dengan kemungkinan yang terbatas . Dunia politik adalah dunia irasional yang mempunyai kemungkinan- kemungkinan yang tak terbatas.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here