Menu

Mode Gelap
Parpol di Indonesia Dinilai Bukan Partai Sejati, Melainkan “Perusahaan Keluarga” Mengapa Kasus Pidana Pemilu Jarang Diproses? Ahli Ungkap Sistem “Berputar-putar” Ketujuh Komisioner KPU Pernah Dihukum karena Pelanggaran Etika Ahli: Sistem Pilkada Lewat DPRD Justru Picu Transaksi Politik Lebih Parah Prabowo Pernah Sebut Cagub Harus Siapkan Rp300 Miliar Maju Pilkada BAT Bank Akui Dana USD 1 Juta Dikuasai, CWIG Ultimatum Pengembalian Secepatnya

SOSIAL

Gerakan “SATUNESIA” Ajak Berdonasi Guna Bantu Masyarakat Hingga Sebarkan Hal Positif

badge-check


					Gerakan “SATUNESIA” Ajak Berdonasi Guna Bantu Masyarakat Hingga Sebarkan Hal Positif Perbesar

INAnews.co.id, Jakarta – Apa sih sebenarnya gerakan SATUNESIA itu? kenapa sih zaman sekarang masih ada aja pihak yang tergerak untuk membangun sebuah movement? Apakah orang – orang yang membuat movement seperti itu tidak punya urusan atau pekerjaan lain ya?”

pada

Gerakan Satunesia. “Gerakan Satunesia” ini awalnya terbentuk karena rasa keprihatinan dan kepedulian antara sesama anggota melihat isu dan masalah sosial yang sering dialami oleh orang-orang di sekeliling mereka. Sesuai dengan slogannya, “Mari kita semua ciptakan rasa kepedulian antar sesama untuk satu Indonesia Raya”, para relawan sosial ini kemudian berinisiasi untuk membangun gerakan SATUNESIA. Kegiatan yang dilakukan oleh komunitas SATUNESIA ini lebih berfokus pada aksi sosial di jalanan, seperti pendistribusian donasi sembako kepada pekerja jalanan, pembuatan fasilitas sanitasi di tempat umum, pemberian santunan kepada kaum dhuafa, dan aksi sosial lainnya. Berbagai kalangan dan profesi turut bergabung dalam gerakan ini. Ada yang berprofesi sebagai karyawan, mahasiswa, relawan ambulans, entertainer, content creator, arsitek, wiraswasta, dll. Meskipun anggotanya berasal dari latar belakang yang berbeda-beda, namun komitmen mereka untuk ikut bergabung dalam gerakan tersebut selalu solid apabila sudah berurusan dengan hal-hal sosial dan kemanusiaan. Lalu apa sih hal yang men- trigger anggotanya untuk membangun movement ini? Salah satu anggota tim tersebut menceritakan bahwa pada beberapa waktu lalu, di sore hari melihat berita tentang seorang kakek berprofesi sebagai penarik becak dengan kondisi beliau yang sangat lemas dan tak lama kemudian beliau hilang kesadaran (terjatuh pingsan). Setelah beliau tersadar dan ditanya kondisinya oleh petugas kepolisian, beliau menjelaskan bahwa dirinya sudah kelaparan selama beberapa hari belakangan. Berawal dari keresahan tersebutlah muncul ide untuk membentuk sebuah gerakan sosial untuk mengajak masyarakat luas agar semakin peduli terhadap keadaan sekitar terlebih selama pasca pandemik ini. Gerakan yang dibangun tersebut bukan untuk kepentingan pribadi, organisasi, atau politik, namun mereka ingin mengumpulkan orang – orang yang masih peduli terhadap keadaan sosial sekitar dan menciptakan rasa gotong royong antar sesama masyarakat Indonesia.

Dalam sebuah movement tentunya memiliki suatu tujuan dan tujuan tersebut adalah bermuara pada hal yang baik dan positif. Adapun movement ini tergerak dari sebuah keresahan sosial dan tujuan dari movement ini adalah agar menghadirkan rasa sosial dalam diri sehingga dapat terbentuk sebuah perubahan positif dalam lingkungan sosial. Dari tujuan tersebut pasti akan ada aksi/tindakan/kegiatan sosial yang dapat mengarah pada terwujudnya tujuan- tujuan dari movement ini.

Kegiatan yang akan dilakukan oleh SATUNESIA ini? Pertama, komunitas tersebut akan menyebarkan campaign dari movement ini yaitu menumbuhkan rasa peduli antar sesame dengan menebarkan hal – hal positif ke lingkungan sekitar, lalu dari hal hal positif tersebut adalah pengumpulan dana (donasi) yang akan disalurkan secara transparan melalui platform yang jelas dan resmi. Dalam hal ini penggalangan donasinya melalui platform kitabisa. Bisa dicek kampanye yang sedang berjalan penggalangan dananya melalui link www.kitabisa.com/satunesia.

Lalu alurnya seperti apa sih setelah dana donasi tersebut terkumpul ? Dalam movement ini tentu yang diutamakan oleh komunitas tersebut adalah membantu mereka yang memang benar – benar membutuhkan. Mungkin ada banyak pihak yang mempunyai niat baik untuk membantu atau tergerak dalam kehidupan sosial, tapi sering terhalangi oleh beragam hal salah satunya adalah kurangnya gerakan yang mendukung niat baik dari pihak – pihak yang menyadari akan hal ini, dan mungkin ada beberapa pihak yang memang belum menyadari akan pentingnya membantu sesama didalam lingkungan sosial, Oleh karena itu, melalui adanya movement ini, diharapkan dapat membantu pihak yang ingin berbagi hal positif dan lebih memberikan kesadaran kepada pihak yang memang belum menyadari akan pentingnya berbagi hal positif kepada sekitar.
Alur kegiatan tersebut adalah kegiatan yang akan diakukan teman-teman SATUNESIA dalam waktu dekat ini. Dan tentunya sekali lagi kami jelaskan bahwa movement ini bukan kepentingan dari suatu golongan, organisasi, perorangan, perusahaan, partai, kelompok, dan sebagainya, melainkan gerakan ini terbentuk dari kesadaran para relawan dan pihak yang tergabung untuk mengajak seluruh lapisan masyarakat yang merasa mampu agar membantu pihak-pihak yang membutuhkan.

Bagaimana cara agar masyarakat luas tertarik dengan gerakan ini ? Nah, SATUNESIA membutuhkan bantuan dari teman – teman Influencers untuk ikut campaign memperluas gerakan ini. Mereka juga membutuhkan bantuan dari teman – teman media, baik itu media cetak, media elektronik, media radio, dan media sosial. Selain itu pun rekan-rekan SATUNESIA sangat terbuka apabila ada teman – teman komunitas yang memiliki perkumpulan sosial untuk ikut mengkampanyekan movement ini. Dengan semakin banyak pihak yang terlibat dalam movement ini maka akan semakin cepat penyebaran dan penularan virus kebaikan kepada sesama manusia dalam kehidupan sosial.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Juga

Gakeslab Indonesia Salurkan Bantuan Korban Bencana Alam Sumatera Dan Rehabilitasi RSUD Aceh Tamiang

10 Januari 2026 - 13:06 WIB

Muhammadiyah Tegaskan ‘Aliansi Muda Muhammadiyah’ Bukan Sikap Resmi Organisasi

9 Januari 2026 - 22:52 WIB

Masyarakat Sipil Harus Dikuatkan

6 Januari 2026 - 11:10 WIB

Populer SOSIAL