Menu

Mode Gelap
Ekspor Indonesia Masih Terjebak di Komoditas Mentah, Daya Saing Terancam Kedaulatan Rakyat Harus Dikembalikan Indonesia Pilih Perdamaian, Ingin Jadi Teman Semua dan Musuh tak Seorang Pun Otoriter ke Oligarki, Bukan ke Rakyat Indonesia Negara Paling Bahagia dan Optimis di Dunia Ganti Tujuh Menteri untuk Percepat Pengembalian Kedaulatan

EKONOMI

Pertamina EP Rantau Field Tutup Sumur Ilegal di Aceh Timur

badge-check


					Pertamina EP Rantau Field Tutup Sumur Ilegal di Aceh Timur Perbesar

INAnews.co.id, Aceh Timur -Bupati Aceh Timur Teungku Hasballah M. Thaib apresiasi atas Penutupan Sumur Tradisional di Desa Mata Ie Kecamatan Rantau Panjang Peureulak.

Hal itu disampaikan pada Selasa (17/5/2022) di Aula Dekranasda Kabupaten Aceh Timur.

Pekerjaan penutupan sumur yang terbakar pada Maret lalu di Desa Mata Ie Kecamatan Ranto Peureulak merupakan tindak lanjut dari permintaan Bupati Aceh Timur dalam rangka menjaga keamanan, kondusifitas dan keselamatan masyarakat.

Penutupan sumur dilakukan oleh Pertamina EP Rantau Field dan KSO ATKE dengan terus berkoordinasi dengan SKK Migas dan BPMA.

Penutupan sumur telah dilakukan pada 12 Mei 2022 dengan mengikutsertakan Pemkab Aceh Timur melalui Satpol PP, Forkopimda Aceh Timur dan pemangku kepentingan terkait lainnya.

“Kami mengapresiasi dan mengucapkan terima kasih kepada SKK Migas, BPMA, Pertamina EP Rantau Field dan KSO ATKE atas respon terhadap surat yang kami kirimkan dan bertindak cepat menutup sumur eks terbakar di Desa Mata Ie dengan situasi aman dan lancar sehingga masyarakat di sekitar juga merasa tenang,” ungkap Teungku Hasballah M. Thaib dalam rilis SKK Migas 18 mei 2022.

Sementara itu, Kepala SKK Migas Sumbagut Rikky Rahmat Firdaus mengatakan, “Kami mengapresiasi Bupati Aceh Timur dan Forkompinda Aceh Timur atas dukungan yang diberikan selama penutupan sumur eks terbakar di Desa Mata Ie sehingga dapat berjalan dengan lancar sesuai dengan harapan kita semua,” ujar Rikky Rahmat Firdaus.

Senada dengan Kepala Perwakilan SKK Migas Sumbagut, Kepala BPMA Teuku Mohammad Faisal yang juga hadir dalam pertemuan menyampaikan apresiasi kepada tim yang telah melaksanakan penutupan sumur dengan baik.

‘’Kami memberikan apresiasi kepada Tim SKK Migas Sumbagut, Pertamina EP Rantau Field dan KSO ATKE yang telah bekerja sama dengan Forkompinda Aceh Timur untuk menutup sumur eks terbakar secara profesional,” ungkap Teuku Mohammad Faisal.

General Manager PHR Zona 1 Ani Surakhman dalam kegiatan ini juga menyampaikan rasa syukur karena proses penutupan sumur eks terbakar di Desa Mata Ie berjalan sesuai dengan harapan

“Alhamdulillah kami telah menindaklanjuti surat dari Bupati Aceh Timur bersama-sama dengan tim SKK Sumbagut, BPMA, dan KSO ATKE Aceh Timur bersinergi untuk menutup sumur dengan lancar dan aman terkendali,” ujar Ani Surakhman.

Dalam pertemuan tersebut juga dilaksanakan penandatanganan berita acara penyelesaian pekerjaan penutupan sumur eks terbakar yang ditandatangani oleh Bupati Aceh Timur, SKK Migas, BPMA, PHR Zona 1, ATKE dan Forkopimda Aceh Timur.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Juga

2026: Data Center dan Energi Terbarukan Jadi Sektor Prioritas Investasi

19 Januari 2026 - 17:55 WIB

Investasi Luar Jawa Ungguli Pulau Jawa

19 Januari 2026 - 16:51 WIB

Singapura Konsisten Jadi Investor Terbesar

19 Januari 2026 - 15:50 WIB

Populer EKONOMI