Menu

Mode Gelap
Apresiasi kepada Buruh: Tulang Punggung Pembangunan Nasional Syahganda Nainggolan : Masuknya Jumhur Hidayat Dalam Kabinet Sebagai Langkah Tepat Prabowo ASN Boleh Kritik Presiden, Ini Penjelasan Hukumnya Prabowo di Hadapan Buruh Bicara Ojol Setahun Mengabdi, Heritage Medical Bekasi Prioritaskan Kesembuhan Pasien Raker Bacadnas dan Forum Kader Bela Negara Bahas Evaluasi Triwulan I Tahun 2026

DAERAH

Polres Rote Kini Resmi Lakukan Penyidikan Terhadap Kepala Dinas P3AP2KB Regina Kedoh

badge-check


					Polres Rote Kini Resmi Lakukan Penyidikan Terhadap Kepala Dinas P3AP2KB Regina Kedoh Perbesar

INAnews.co.id, NTT.Rote Ndao – Dugaan korupsi yang menyeret nama Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (P3AP2KB) Kabupaten Rote Ndao, Regina Kedoh,adalah pengguna anggaran telah resmi menjalani pemeriksaan oleh penyidik

Kapolres Rote Ndao melalui unit Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Satuan Reserse Kriminal (Sat Reskrim) telah mengumpulkan sejumlah keterangan dari tujuh orang yang diduga mengetahui aliran dana tersebut.

Sebelum Kepala Dinas (Kadis) P3AP2KB, Regina AV. Kedoh di periksa , tujuh orang telah diperiksa terlebih dahulu oleh penyidik, dan mereka masih berstatus sebagai saksi.

Kasus dugaan korupsi dengan nilai dana mencapai ratusan juta telah berada di bawah penyelidikan polres Rote Ndao sejak Desember 2023.

Perlu diketahui bahwa sumber Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) digunakan untuk membiayai pemasangan dan pencabutan alat kontrasepsi/implan.

“Kepala Dinas Regina Kedoh telah dimintai keterangan,” kata singkat Kasat Reskrim Polres Rote Ndao, AKP Andri Robinson Fanggidae, yang dikonfirmasi media melalui Kanit Tipikor Aiptu Yafet pada Selasa (5/3/2024).

Meskipun tidak secara langsung memberikan informasi tentang pemeriksaannya, diduga Kadis Kedoh adalah orang yang paling mengetahui tentang aliran dan penggunaan dana tersebut.

Melalui dinas yang dipimpinnya, para bidan di Kabupaten Rote Ndao belum menerima pembayaran atas jasa yang telah mereka lakukan.

Saat ini, penyidik masih terus melakukan pendalaman untuk menuntaskan kasus ini.

“Kami sedang memeriksa saksi-saksi terkait dugaan korupsi di dinas P3AP2KB,” tulis Kanit Aiptu Yafet dalam obrolan WhatsApp-nya.

Reporter : Dance Henukh

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Juga

Syahganda Nainggolan : Masuknya Jumhur Hidayat Dalam Kabinet Sebagai Langkah Tepat Prabowo

1 Mei 2026 - 22:40 WIB

Gelar Deklarasi Papua Damai, Pemuda KMPN Tegaskan Dukung Pembangunan dan NKRI

1 Mei 2026 - 18:35 WIB

Hak Korban dan Keluarga Tabrakan Kereta Harus Dijamin Negara

29 April 2026 - 11:23 WIB

Populer UPDATE NEWS