Menu

Mode Gelap
Ekspor Indonesia Masih Terjebak di Komoditas Mentah, Daya Saing Terancam Kedaulatan Rakyat Harus Dikembalikan Indonesia Pilih Perdamaian, Ingin Jadi Teman Semua dan Musuh tak Seorang Pun Otoriter ke Oligarki, Bukan ke Rakyat Indonesia Negara Paling Bahagia dan Optimis di Dunia Ganti Tujuh Menteri untuk Percepat Pengembalian Kedaulatan

POLITIK

Menko Infra Jadi Pembicara Kunci dalam Sesi High-Level Dialogue di China

badge-check


					Foto: dok. Kemenko Infra Perbesar

Foto: dok. Kemenko Infra

INAnews.co.id, Jakarta– Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), menekankan pentingnya sinergisitas dan kerjasama antarnegara di tengah ketidakpastian global untuk kemajuan bersama. Hal ini disampaikan Menko AHY dalam sesi High-Level Dialogue: Achieving Sustainable Development in a Transforming World pada Boao Forum for Asia Annual Conference 2025 yang merupakan salah satu forum ekonomi terbesar dan berpengaruh di Asia.

Dalam pidatonya sebagai pembicara kunci, Menko AHY menggarisbawahi bahwa dunia saat ini menghadapi tantangan besar, mulai dari ketegangan geopolitik, pergeseran ekonomi, perubahan teknologi, hingga krisis iklim. Di tengah situasi yang semakin kompleks dan tidak terduga, menurutnya, langkah terbaik adalah memperkuat sinergi antarnegara.

Menko AHY pun menceritakan saat Presiden ke-6 Republik Indonesia, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) menghadiri Forum BFA pada tahun 2005 dengan tema Asia Searching for Win-win, the new role for Asia.

Pada tahun yang sama, Indonesia dan Tiongkok menandatangani perjanjian kemitraan strategis, yang membuka babak baru dalam kerja sama bilateral. Kemitraan ini kemudian ditingkatkan menjadi kemitraan strategis komprehensif pada tahun 2013.

Menko AHY mengingatkan bahwa forum ini memang telah memainkan peran penting dalam membentuk kerja sama regional.

“Hari ini, ketika kita membahas pembangunan berkelanjutan di dunia yang terus berubah, kita membangun di atas fondasi yang telah diletakkan di masa lalu,” ujar Menko AHY di hadapan para pemimpin, pemikir, dan pengambil kebijakan dari berbagai negara.

“Keberlanjutan sejati membutuhkan kerja sama. Tidak ada negara yang dapat menyelesaikan tantangan ini sendirian. Jika kita ingin keberlanjutan lebih dari sekadar kata kunci dalam konferensi, kita harus bekerja sama lintas batas, lintas sektor, dan lintas industri,” tegasnya.

Sebagai salah satu forum ekonomi paling berpengaruh di Asia, Boao Forum telah memainkan peran penting dalam memperkuat kolaborasi regional. Menko AHY menegaskan bahwa melalui dialog terbuka dan langkah konkret, negara-negara Asia dapat bersama-sama menciptakan masa depan yang lebih stabil dan berkelanjutan.

“Di saat ketidakpastian seperti ini, justru kita harus berpikir lebih besar, bertindak lebih berani, dan bekerja sama lebih erat,” katanya.*

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Juga

Kedaulatan Rakyat Harus Dikembalikan

23 Januari 2026 - 22:25 WIB

Indonesia Pilih Perdamaian, Ingin Jadi Teman Semua dan Musuh tak Seorang Pun

23 Januari 2026 - 21:55 WIB

Otoriter ke Oligarki, Bukan ke Rakyat

23 Januari 2026 - 21:20 WIB

Populer POLITIK