INAnews.co.id, Jakarta– Presiden Prabowo Subianto menegaskan komitmen Indonesia untuk menjadi tujuan investasi global yang ramah dan terbuka. Pernyataan ini disampaikan usai menerima perwakilan dari Daelim Engineering, sebuah perusahaan yang menunjukkan minat besar pada sektor migas dan konstruksi di Indonesia.
“Kita terbuka, kita welcome semua pengusaha yang mau ikut serta dari mana pun,” ujar Presiden Prabowo.
Ia menekankan bahwa Indonesia sangat antusias untuk berkolaborasi dengan semua pihak yang ingin berpartisipasi dalam pembangunan ekonomi negara.
Antusiasme investor internasional terhadap Indonesia terlihat jelas dari kehadiran perusahaan-perusahaan besar seperti ExxonMobil dan BP dalam sebuah acara yang dihadiri oleh perwakilan dari 60 negara.
Ini menandakan kepercayaan kuat dari komunitas bisnis global terhadap potensi dan stabilitas ekonomi Indonesia.
Di tengah optimisme investasi, Presiden Prabowo juga mengumumkan kabar gembira mengenai penemuan ladang gas raksasa oleh Mubadala Energy di wilayah Andaman. Ladang ini disebut-sebut sebagai salah satu yang terbesar di Asia Tenggara, dan berpotensi menjadi penemuan terbesar dalam beberapa dekade terakhir, dengan estimasi cadangan mencapai 10 TCF (trillion cubic feet).
“Saya kira 2028-2029 kita akan mencapai target kita, swasembada pangan,” kata Presiden Prabowo, menghubungkan penemuan cadangan gas yang signifikan ini dengan prospek ketahanan energi nasional dan target swasembada pangan.
Penemuan ini diharapkan tidak hanya memperkuat sektor energi, tetapi juga memberikan dorongan signifikan bagi pencapaian tujuan pembangunan ekonomi Indonesia.*






