Menu

Mode Gelap
Depok Kekeringan, PMI Salurkan 4000 liter Air Bersih di Bojongsari Ofero Stareer 5 Raih Gelar “Inspiring Urban Electric Bike” di Indonesia Automotive Awards 2026 Tarif Khusus Rp8 MRT Jakarta di HUT ke-81 RI, Cek Syaratnya! Polemik Material di Desa Kabawakole, La Rumaja Tempuh Jalur Hukum, Pertanahan Verifikasi Status Tanah Peringati Hari Pramuka 2026, 660 Siswa SDN Pondok Petir 01 Depok Ikuti Persari dan Perjusa Bupati Adios: Kemerdekaan Harus Diisi dengan Karya Nyata dan Pelayanan Terbaik

POLITIK

Anwar Abbas: Era Amerika dan Eropa Akan Berakhir, Israel Takkan Bertahan

badge-check


					Foto: Anwar Abbas di acara “Konvoi Damai Menembus Blokade Gaza”, di Balai Kartini, Jakarta, Sabtu (28/6/2025) Perbesar

Foto: Anwar Abbas di acara “Konvoi Damai Menembus Blokade Gaza”, di Balai Kartini, Jakarta, Sabtu (28/6/2025)

INAnews.co.id, Jakarta– Waketum MUI (2020/2025), Buya Anwar Abbas, dalam sambutannya di acara Konvoi Damai Menembus Blokade Gaza, Sabtu (28/6/2025) menyampaikan keyakinannya bahwa kejayaan Amerika Serikat dan Eropa akan berakhir, yang secara otomatis akan membuat Israel tidak dapat bertahan. Pandangan ini didasarkan pada penafsiran ayat Al-Qur’an dan analisis sejarah peradaban besar.

“Yang namanya era itu, kata Tuhan, akan saya pergiliran ke atas. Jadi kesimpulannya adalah tidak akan ada satu negara pun di dunia ini, tidak akan ada satu negara besar pun di dunia ini yang akan mampu mempertahankan kejayaannya, keadikuasaannya, kesuperkuasaan yang bersama,” ujar Buya Anwar Abbas.

Ia memberikan contoh dari sejarah, mulai dari peradaban Zardis dan Persia, yang dulunya adikuasa namun kemudian hancur dan digantikan oleh peradaban lain seperti Babilonia, Romawi, dan Kesultanan Utsmaniyah (Osmanli), yang semuanya juga mengalami kehancuran.

“Maka tidak boleh era Eropa dan Amerika kembali dan belum? Tentu. Tapi berdasarkan ayat ini, saya yakin saya tidak ingat yang namanya era Amerika dan era Eropa yang berlalu. Begitu itu era Eropa dan era Amerika berlalu, maka Israel dengan sendirinya atau otomatis tidak akan lolos,” tegas Buya Anwar.

Menurutnya, Israel selama ini sangat bergantung pada dukungan finansial dari Amerika Serikat. Ia menyebutkan bahwa Amerika mengalokasikan sekitar $15,2 miliar per tahun untuk membantu Israel, yang jika dikonversikan dengan kurs Rp16.000, setara dengan Rp243,2 triliun setiap tahun.

Buya Anwar juga memprediksi pergeseran konstelasi kekuatan global. Mengutip sebuah portal, ia menyebut bahwa pada tahun 2040, konfigurasi adikuasa dunia akan diisi oleh Tiongkok, India, Amerika Serikat, dan Indonesia.

Terkait dengan konflik yang sedang berlangsung, Buya Anwar Abbas menyerukan persatuan antara Sunni dan Syiah dalam menghadapi Israel. Ia yakin bahwa jika kedua kelompok Muslim tersebut bersatu, Israel akan kesulitan menghadapi “tentara-tentara keselamatan.”

Namun, ia mengakui bahwa model perang saat ini berbeda, dari “keheranan ke kelahiran” (serangan tak terduga).

Ia juga menyampaikan harapannya agar umat Islam dapat kembali berjaya, tidak hanya melalui kehebatan diri, tetapi juga dengan pertolongan Allah SWT. Buya Anwar menekankan pentingnya kesabaran dan tidak larut dalam kesombongan, mengingatkan bahwa kesombongan pada waktunya akan berujung pada kehancuran.

Di akhir pidatonya, Buya Anwar Abbas sempat menyinggung Mr. Felix Seow dari Singapura, yang disebutnya sebagai “ahli Mossad,” dan menyatakan siap untuk berdialog.

Tinggalkan Balasan

Baca Juga

Tarif Khusus Rp8 MRT Jakarta di HUT ke-81 RI, Cek Syaratnya!

14 Agustus 2026 - 19:37 WIB

Pameran Kebencanaan EDRR Indonesia 2026 Digelar di JIExpo, Hadirkan Solusi Mitigasi Global

12 Agustus 2026 - 22:23 WIB

Mendikdasmen: Demokrasi Bukan Sekadar Pemilu Semata

12 Agustus 2026 - 17:28 WIB

Populer POLITIK