INAnews.co.id, Jakarta– Menteri Kebudayaan (Menbud) Fadli Zon menerima kunjungan Duta Besar Prancis untuk Indonesia, Mr. Fabien Penone, pada Kamis (12/6) di ruang rapat Kementerian Kebudayaan. Pertemuan ini membahas tindak lanjut hasil kunjungan Presiden Prancis Emmanuel Macron ke Indonesia serta persiapan kunjungan balasan Presiden Prabowo Subianto ke Prancis pada Juli mendatang, khususnya dalam sektor kebudayaan.
Dalam diskusi tersebut, Pemerintah Prancis menyampaikan bahwa Kebudayaan Indonesia kini menjadi sektor yang lebih penting dan diutamakan. Duta Besar Penone menjelaskan bahwa Presiden Prancis sendiri kerap menyoroti pentingnya kemajuan kebudayaan kedua negara dalam berbagai pernyataannya di media.
Kerja sama ini mencakup beragam sektor, antara lain film, museum dan cagar budaya, residensi, serta seni budaya lainnya. Fadli Zon menjelaskan bahwa fokus ini merupakan bagian dari upaya realisasi enam dokumen kerja sama di bidang kebudayaan yang sebelumnya telah ditandatangani oleh Menteri Kebudayaan Republik Prancis, H.E. Rachida Dati.
“Hal ini juga sebagai upaya bentuk realisasi 6 (enam) dokumen kerja sama di bidang kebudayaan yang ditandatangani oleh H.E. Rachida Dati, Menteri Kebudayaan Republik Prancis, agar bisa menjadi aksi nyata sesuai dengan Joint Vision 2050 menuju 100 Tahun Kerja Sama Indonesia dan Prancis,” ujar Fadli Zon.
Pertemuan ini menegaskan komitmen kedua negara untuk mempererat hubungan bilateral melalui pertukaran dan pengembangan kebudayaan, sejalan dengan visi jangka panjang kerja sama Indonesia-Prancis.






