Menu

Mode Gelap
Ekspor Indonesia Masih Terjebak di Komoditas Mentah, Daya Saing Terancam Kedaulatan Rakyat Harus Dikembalikan Indonesia Pilih Perdamaian, Ingin Jadi Teman Semua dan Musuh tak Seorang Pun Otoriter ke Oligarki, Bukan ke Rakyat Indonesia Negara Paling Bahagia dan Optimis di Dunia Ganti Tujuh Menteri untuk Percepat Pengembalian Kedaulatan

NASIONAL

PBNU Kutuk Serangan Israel atas Iran dan Serukan Perdamaian Dunia

badge-check


					Foto: dok. Edunews Perbesar

Foto: dok. Edunews

INAnews.co.id, Jakarta– Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) mengeluarkan pernyataan resmi terkait eskalasi konflik militer yang dipicu oleh serangan unilateral Israel terhadap Iran pada hari Jumat, 20 Juli 2025. PBNU menilai bahwa konflik ini telah menimbulkan korban kemanusiaan yang besar dan berpotensi mengundang keterlibatan pihak-pihak lain, termasuk negara-negara besar, sehingga menjadi ancaman serius bagi kemanusiaan serta keamanan dan stabilitas internasional.

Dalam pernyataannya, PBNU menegaskan beberapa poin penting:

1. Mengutuk serangan unilateral Israel terhadap Iran yang memicu eskalasi konflik militer di kawasan.

2. Mengakui hak Iran sebagai negara yang berdaulat untuk mempertahankan diri.

3. Menyatakan keprihatinan terhadap korban kemanusiaan yang terjadi akibat eskalasi konflik militer ini dan kekhawatiran atas potensi dampak global yang mengiringinya.

4. Mendesak semua pihak untuk mengupayakan de-eskalasi konflik.

5. Mendesak dilakukannya gencatan senjata sesegera mungkin.

6. Memohon kepada Pemerintah Republik Indonesia untuk mengambil langkah-langkah politik internasional sebagai kontribusi dalam mengupayakan solusi.

7. Mendesak Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB) untuk segera bertindak sebagai otoritas pemelihara tatanan internasional guna membendung konflik-konflik militer yang marak di berbagai kawasan, termasuk Rusia-Ukraina, Pakistan-India, dan Iran-Israel, demi keamanan dan stabilitas global.

8. Mengajak seluruh warga Nahdlatul Ulama, kaum muslimin, bangsa Indonesia, dan umat manusia yang berkehendak baik dari berbagai latar belakang kebangsaan dan agama untuk menguatkan doa dan permohonan kepada Allah SWT demi perdamaian, keselamatan peradaban, dan kemanusiaan.

“PBNU menegaskan pentingnya upaya bersama untuk mengakhiri konflik dan menjaga perdamaian dunia demi masa depan yang lebih aman dan beradab,” demikian pernyataan resmi PBNU yang diketahui Ketum KH Yahya Cholil Staquf dan Sekjen Saifullah Yusuf.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Juga

Kedaulatan Rakyat Harus Dikembalikan

23 Januari 2026 - 22:25 WIB

Indonesia Pilih Perdamaian, Ingin Jadi Teman Semua dan Musuh tak Seorang Pun

23 Januari 2026 - 21:55 WIB

Otoriter ke Oligarki, Bukan ke Rakyat

23 Januari 2026 - 21:20 WIB

Populer POLITIK