Menu

Mode Gelap
Ekspor Indonesia Masih Terjebak di Komoditas Mentah, Daya Saing Terancam Kedaulatan Rakyat Harus Dikembalikan Indonesia Pilih Perdamaian, Ingin Jadi Teman Semua dan Musuh tak Seorang Pun Otoriter ke Oligarki, Bukan ke Rakyat Indonesia Negara Paling Bahagia dan Optimis di Dunia Ganti Tujuh Menteri untuk Percepat Pengembalian Kedaulatan

NASIONAL

UBN Serukan Konvoi Damai Skala Global Menuju Gaza, Buka Pendaftaran Peserta

badge-check


					Foto: acara Perbesar

Foto: acara "Konvoi Damai Menembus Blokade Gaza” di Balai Kartini, Jakarta, Sabtu (28/6/2025)

INAnews.co.id, Jakarta– Ustaz Bachtiar Nasir (UBN) kembali menyerukan aksi solidaritas kemanusiaan bertajuk “Konvoi Damai Menembus Blokade Gaza”, di Balai Kartini, Jakarta, Sabtu (28/6/2025). Seruan ini bertujuan mengajak masyarakat Indonesia dan dunia untuk terlibat aktif dalam upaya membuka akses kemanusiaan ke Gaza, Palestina.

Konvoi Menembus Blokade Gaza: Aksi Udara, Darat, dan Laut

UBN menegaskan bahwa konvoi ini akan dilakukan melalui berbagai jalur: udara, darat, dan laut. Ia menggambarkan skala aksi yang diharapkan akan jauh lebih besar dibanding simulasi sebelumnya yang pernah digelar di sejumlah kota di Indonesia, di mana peserta melakukan konvoi menggunakan sepeda motor.

“Ke depan, insya Allah akan ada ribuan pesawat dari seluruh dunia menuju Gaza. Allahu Akbar,” ujarnya penuh semangat. Ia juga menyebutkan potensi puluhan hingga ratusan kapal laut serta jutaan mobil, motor, dan sepeda yang akan bergerak menuju Gaza sebagai bagian dari solidaritas global.

UBN mengklaim bahwa inisiatif serupa telah diikuti oleh negara-negara seperti Tunisia, Aljazair, Libya, Maroko, Mauritania, dan beberapa negara Eropa. Namun, ia menyoroti bahwa aksi sebelumnya hanya berhasil melibatkan sekitar 1.700 orang dan sempat dihadang, yang ia bandingkan dengan insiden “Flotilla” di mana satu kapal dicegat di tengah laut.

“Kami berharap, aksi massal yang lebih besar kali ini akan membuat pihak yang memblokade Gaza kewalahan,” katanya.

Beberapa tokoh yang akan bergabung dalam gerakan ini, di antaranya Buya Anwar Abbas dan Husain ‘Gaza’, yang disebutnya sebagai generasi muda yang siap bergerak. Kehadiran Melly Goeslaw dan Anggota DPR RI, Eva Monalisa juga disampaikan dalam acara tersebut.

UBN menegaskan bahwa gerakan ini murni aksi solidaritas global yang telah dirancang sejak Desember 2024, sebagai bentuk kepedulian umat terhadap penderitaan rakyat Palestina pascaserangan 7 Oktober 2024. Ia menekankan pentingnya dukungan logistik dan berharap negara dapat memfasilitasi misi kemanusiaan ini, termasuk penyediaan kapal resmi untuk membawa bantuan ke Gaza.

“Global March ini bukan gerakan politik tetapi aksi kemanusiaan internasional. Dunia tidak boleh diam. Genosida harus dilawan. Zionis harus dihukum. Netanyahu harus bertanggung jawab atas kejahatan kemanusiaan di Gaza,” tegasnya.

Penahanan terhadap sejumlah peserta aksi damai di tengah perjalanan menuju Gaza juga menjadi perhatiannya. Pimpinan AQL ini juga mengingatkan bahwa gerakan internasional ini tidak boleh direpresi karena membawa misi kemanusiaan, bukan agenda politik.

“Jika Indonesia lambat bertindak, sejarah akan mencatat kita sebagai bangsa yang diam saat keadilan dipertaruhkan,” ujarnya.

Mekanisme Pendaftaran dan Seleksi Peserta

UBN menjelaskan bahwa proses pendaftaran peserta konvoi damai akan dilakukan secara sederhana. “Nanti kita buka dulu pendaftaran dengan data dasar seperti nama, nomor WhatsApp, email, jenis kelamin, usia, dan kota asal,” ujarnya kepada awak media.

Ia menambahkan bahwa setelah pendaftaran awal, akan dilakukan proses penyaringan (screening) lebih lanjut. “Selebihnya nanti kita akan screening lagi dan mengadakan rapat bersama untuk menentukan langkah selanjutnya,” tambahnya.

UBN menegaskan bahwa proses ini bersifat terbuka dan dinamis, menyesuaikan dengan perkembangan situasi. “Kalau target tercapai, misalnya satu juta suara atau peserta, kita bisa segera mengajukan dan melaksanakan rencana ini dengan cepat,” katanya, sembari mengingatkan bahwa kondisi di lapangan masih sangat dinamis, sehingga semua keputusan akan disesuaikan dengan situasi terkini.

UBN menutup seruannya dengan mengajak masyarakat Indonesia untuk tidak menyia-nyiakan kesempatan ini, segera mempersiapkan diri, mengajak keluarga dan kerabat untuk bergabung, serta menyiapkan paspor. Jadwal keberangkatan akan diputuskan bersama dalam waktu dekat.

“Silakan bergabung dan berhimpun bersama para tokoh serta saudara-saudara kita lainnya dalam gerakan ini. Saatnya kita bersatu, menembus segala batas dan hambatan yang ada,” pungkasnya.

Hadir pada acara itu: Ustaz Fahmi Salim, Ustaz Fadlam Garamatan, Buya Anwar Abbas, Eva Monalisa, Felix Siauw, Ustaz Alfian Tanjung, Muhammad Husein ‘Gaza’, Melly Goeslaw, Dokter Sarbini, dan lain-lain.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

0 Komentar

  1. Hartanti

    Free Palestine

    Balas
  2. Hartanti

    Hentikan genosida

    Balas
  3. Hartanti

    Bagaimana cara pendaftaran dan persyaratan ikut serta untuk aksi damai

    Balas
semua sudah ditampilkan
Baca Juga

Kedaulatan Rakyat Harus Dikembalikan

23 Januari 2026 - 22:25 WIB

Indonesia Pilih Perdamaian, Ingin Jadi Teman Semua dan Musuh tak Seorang Pun

23 Januari 2026 - 21:55 WIB

Otoriter ke Oligarki, Bukan ke Rakyat

23 Januari 2026 - 21:20 WIB

Populer POLITIK