Menu

Mode Gelap
Ekspor Indonesia Masih Terjebak di Komoditas Mentah, Daya Saing Terancam Kedaulatan Rakyat Harus Dikembalikan Indonesia Pilih Perdamaian, Ingin Jadi Teman Semua dan Musuh tak Seorang Pun Otoriter ke Oligarki, Bukan ke Rakyat Indonesia Negara Paling Bahagia dan Optimis di Dunia Ganti Tujuh Menteri untuk Percepat Pengembalian Kedaulatan

POLITIK

Jangan Libatkan Keluarga dalam Aktivitas Pemerintahan

badge-check


					Foto: Anies (tengah)/tangkapan layar Perbesar

Foto: Anies (tengah)/tangkapan layar

INAnews.co.id, Yogyakarta– Anies Rasyid Baswedan memberikan panduan tegas tentang cara mengendalikan kepentingan pribadi dalam kepemimpinan, termasuk larangan melibatkan keluarga dalam aktivitas pemerintahan.

Saat menjawab pertanyaan mahasiswa UII tentang cara meminimalisir kepentingan pribadi, Anies menegaskan tiga prinsip utama: transparansi, meritokrasi, dan pemisahan urusan keluarga dari pemerintahan.

“Pegang prinsip sederhana: nomor satukan meritokrasi, jangan koneksi, dan jangan libatkan keluarga di dalam aktivitas pemerintahan,” tegas Anies di hadapan mahasiswa UII yang diunggah kanal YouTube-nya Selasa (16/9/2025).

Mantan Gubernur DKI Jakarta ini menjelaskan bahwa kepentingan pribadi menjadi masalah ketika berlawanan dengan kepentingan umum. “Kepentingan pribadi menjadi bermasalah ketika kepentingan pribadinya berlawanan dengan kepentingan umum. Kalau sejalan dengan kepentingan umum, baik-baik saja.”

Anies juga menekankan pentingnya meritokrasi dalam pemerintahan. “Meritokrasi artinya tugas diberikan kepada yang berprestasi, bukan yang punya koneksi. Koneksi itu bisa koneksi keluarga, koneksi pertemanan, koneksi sama organisasinya.”

Dia menambahkan bahwa wilayah pemerintahan adalah wilayah publik yang harus mengandalkan proses meritokrasi, berbeda dengan kegiatan pribadi di luar pemerintahan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Juga

Kedaulatan Rakyat Harus Dikembalikan

23 Januari 2026 - 22:25 WIB

Indonesia Pilih Perdamaian, Ingin Jadi Teman Semua dan Musuh tak Seorang Pun

23 Januari 2026 - 21:55 WIB

Otoriter ke Oligarki, Bukan ke Rakyat

23 Januari 2026 - 21:20 WIB

Populer POLITIK