Menu

Mode Gelap
Indonesia Negara Paling Bahagia dan Optimis di Dunia Ganti Tujuh Menteri untuk Percepat Pengembalian Kedaulatan Indonesia Capai Swasembada Beras Pertama Kali dalam Bertahun-tahun Percaya dengan Niat Prabowo, Frustrasi dengan Caranya 70 Juta Warga Indonesia Dapat Pemeriksaan Kesehatan Gratis Seumur Hidup Kerawanan Pangan Papua Tetap Tinggi, Kemiskinan Jadi Faktor Utama

EKONOMI

Pemerintah Gelontorkan Rp16,2 Triliun untuk Stimulus Ekonomi 2025

badge-check


					Foto: Purbaya Yudhi Sadewa-Airlangga Airlangga Hartarto/tangkapan layar Perbesar

Foto: Purbaya Yudhi Sadewa-Airlangga Airlangga Hartarto/tangkapan layar

INAnews.co.id, Jakarta– Pemerintah mengumumkan paket stimulus ekonomi senilai Rp16,2 triliun untuk mempercepat pertumbuhan ekonomi dan menyerap tenaga kerja di tahun 2025. Program ambisius ini menargetkan penciptaan 681.000 lapangan kerja baru melalui berbagai skema, mulai dari magang fresh graduate hingga revitalisasi sektor kelautan.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto dalam konferensi pers di Jakarta, Senin, menjelaskan bahwa paket stimulus ini merupakan hasil rapat langsung dengan Presiden Prabowo Subianto. Program ini terbagi dalam tiga fase strategis: 8 program akselerasi 2025, 4 program berkelanjutan hingga 2026, dan 5 program unggulan penyerapan tenaga kerja.

Magang Fresh Graduate Dapat Gaji UMP

Salah satu program paling menarik perhatian adalah skema magang untuk 20.000 fresh graduate dengan gaji setara Upah Minimum Provinsi (UMP) selama 6 bulan. Program senilai Rp8 miliar ini menyasar lulusan S1 dan D3 yang baru lulus maksimal satu tahun.

“Ini link and match dengan sektor industri, jadi fresh graduate langsung dapat pengalaman kerja sambil dibayar UMP,” kata Airlangga.

Insentif Pajak Diperluas ke Sektor Pariwisata

Pemerintah juga memperluas program PPh Pasal 21 Ditanggung Pemerintah (DTP) yang sebelumnya hanya berlaku untuk industri padat karya, kini mencakup sektor pariwisata, hotel, restoran, dan kafe (HOREKA). Sebanyak 552.000 pekerja akan mendapat insentif ini selama sisa tahun 2025.

“Sektor pariwisata mengalami tekanan, sehingga perlu stimulus. Ini akan memberikan tambahan daya beli Rp600.000-400.000 per orang,” ungkap Airlangga.

Yang mengejutkan, pemerintah memberikan kepastian jangka panjang untuk UMKM dengan memperpanjang tarif PPh final 0,5 persen hingga 2029—bukan lagi perpanjangan tahunan yang menciptakan ketidakpastian.

Bantuan Rp7 Triliun untuk Beras Rakyat

Program bantuan pangan tetap menjadi prioritas dengan alokasi terbesar Rp7 triliun untuk distribusi 10 kg beras gratis selama dua bulan (Oktober-November). Program ini akan dievaluasi untuk kemungkinan perpanjangan hingga Desember.

Ojol Dapat Diskon 50 persen Asuransi Kecelakaan

Dalam terobosan yang mengakomodasi ekonomi digital, pemerintah memberikan diskon 50% iuran Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) dan Jaminan Kematian (JKM) untuk 731.361 pekerja transportasi online, kurir, dan logistik. Program senilai Rp36 miliar ini memberikan perlindungan komprehensif dengan santunan kematian hingga 48 kali upah dan beasiswa Rp74 juta untuk dua anak.

Revolusi Birokrasi: 20 Hari atau Otomatis Jadi

Pemerintah menerapkan sistem “fiktif positif” dalam layanan perizinan melalui Online Single Submission (OSS). Jika perizinan tidak selesai dalam 20 hari kerja, maka secara otomatis dianggap disetujui. Program deregulasi senilai Rp1 triliun ini menargetkan 50 kabupaten/kota dan 170+ kecamatan.

Dana Rp200 Triliun “Bikin Pusing” Bank

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengungkap fakta menarik bahwa dana stimulus Rp200 triliun yang sudah disetor ke perbankan justru membuat para direktur bank “pusing” mencari cara penyalurannya.

“Bank awalnya bilang hanya sanggup serap Rp70 triliun, tapi saya kasih semua Rp200 triliun. Sekarang mereka yang mikir mau disalurin ke mana,” kata Purbaya dengan nada santai.

Dampaknya sudah mulai terasa dengan turunnya suku bunga. Khusus untuk Koperasi Merah Putih, bunga kredit diturunkan drastis dari 4 persen menjadi 2 persen.

Program Unggulan: 1 Juta Lapangan Kerja dari Koperasi Desa

Program andalan Presiden Prabowo, Koperasi Desa Merah Putih, menargetkan penyerapan 681.000 tenaga kerja dengan target akhir 1 juta orang pada Desember 2025. Program ini didukung modernisasi 1.000 kapal nelayan yang diproyeksikan menciptakan 200.000 lapangan kerja.

Sektor kelautan mendapat perhatian khusus melalui Kampung Nelayan Merah Putih di 100 desa dan revitalisasi 20.000 hektar tambak di Pantura yang akan menyerap 168.000 tenaga kerja.

Tim Khusus Berantas Hambatan Bisnis

Untuk memastikan program berjalan lancar, dibentuk Tim Akselerasi Program Prioritas yang dipimpin Menko Perekonomian dan Menko Pangan. Tim ini akan menggelar rapat mingguan—mirip Pokja 4 era sebelumnya—untuk mendengar keluhan pelaku bisnis dan mengatasi hambatan birokrasi.

“Ke depan harusnya tidak ada program yang macet lagi. Kalau macet, kita percepat,” tegas Purbaya.

Optimisme Tanpa Beban Defisit

Meski menggelontorkan triliunan rupiah, Menteri Keuangan yakin stimulus ini tidak akan membebani defisit APBN. Strateginya adalah mengoptimalkan penyerapan anggaran yang tersisa daripada membiarkannya menganggur.

“Setiap tahun kan ada sisa anggaran. Daripada sisa 3 bulan lagi tidak terpakai, lebih baik digunakan untuk stimulus yang berdampak pada perekonomian,” ungkap Purbaya.

Pemerintah optimis bahwa stimulus ini akan mendorong pertumbuhan ekonomi yang pada akhirnya meningkatkan penerimaan pajak, sehingga dampak terhadap defisit menjadi netral atau bahkan positif.

Program stimulus ekonomi 2025 ini menunjukkan keseriusan pemerintahan Prabowo dalam mengatasi tantangan ekonomi melalui pendekatan yang komprehensif, mulai dari dukungan langsung kepada masyarakat hingga reformasi struktural birokrasi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Juga

Indonesia Negara Paling Bahagia dan Optimis di Dunia

23 Januari 2026 - 20:53 WIB

Indonesia Capai Swasembada Beras Pertama Kali dalam Bertahun-tahun

23 Januari 2026 - 19:50 WIB

70 Juta Warga Indonesia Dapat Pemeriksaan Kesehatan Gratis Seumur Hidup

23 Januari 2026 - 18:49 WIB

Populer GLOBAL