Menu

Mode Gelap
Pertumbuhan Pangan 10 Persen tak Turunkan Inflasi Angka Pertumbuhan 5,39 Persen Dinilai Anomali Sandri DukungĀ  Penghargaan Bintang Mahaputera Untuk Kapolri Pertumbuhan Ekonomi Gagal Capai Target, Transisi Pemerintahan Dinilai Kurang Optimal Kawasan Strategis Di Jadikan Tempat Bongkar Muat BBM Yang Diduga Ilegal, Klarifikasi Dir Polairud Dinilai Tutupi Fakta Pengusaha Keluhkan Impor yang Ganggu Industri Nasional

GLOBAL

SBY Kritik Board of Peace Trump

badge-check


					Foto: dok. ist Perbesar

Foto: dok. ist

INAnews.co.id, Jakarta– Mantan Presiden SBY menyampaikan kekhawatiran mendalam terhadap Board of Peace yang diprakarsai Donald Trump, mempertanyakan apakah organisasi tersebut akan menjadi alat kontrol satu orang saja.

“Mudah-mudahan bukan organisasi di bawah kontrol Donald Trump, he himself sendiri yang lain dianggap just follow. Itu menjadi merugi,” kata SBY dalam wawancara eksklusif, Rabu (11/2/2026).

SBY mengungkapkan bahwa ia belum membaca secara utuh konstruksi Board of Peace, namun yang mengkhawatirkan adalah kekuasaan yang terpusat. “Lima hak veto saja susah, sekarang kalau Board of Peace katanya the leader is Donald Trump. Lima saja susah, satu orang,” tegasnya.

Ia meminta Presiden Prabowo dan Menteri Luar Negeri menjelaskan kepada publik Indonesia mengenai alasan bergabung dengan Board of Peace dan manfaat yang akan diperoleh, terutama terkait iuran sebesar US$1 miliar atau setara Rp17 triliun.

“Menurut saya didalami dulu. Sudah bergabung oke, tapi kan ini awal, kita belum tahu rules of the games-nya nanti seperti apa, kendalinya dominasi siapa, interest siapa,” ujar politisi yang pernah menjabat Ketua Umum Partai Demokrat ini.

SBY menegaskan pentingnya memastikan Indonesia memiliki suara dan kepentingan yang didengar dalam Board of Peace, bukan sekadar mengikuti kehendak pemimpin Amerika Serikat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Juga

Presiden Prabowo Hadiri Penandatanganan Perjanjian Tarif Resiprokal dengan AS

13 Februari 2026 - 11:26 WIB

SBY Peringatkan Dunia Menuju Perang Dunia III

12 Februari 2026 - 16:41 WIB

Hamas dan Pejuang Gaza Tidak Menolak BOP

9 Februari 2026 - 20:48 WIB

Populer GLOBAL