Menu

Mode Gelap
Prabowo: Koruptor Dana MBG Tidak Pantas Dihormati Danantara Sumber Daya Indonesia Kelola Ekspor Rp14 Miliar Dolar Prabowo Bongkar 1.074 BUMN, Target Tinggal 300 Akhir 2026 RI Capai Swasembada Pangan Lebih Cepat dari Target Gempa NTT: Dua Tewas, Peringatan Dini Tsunami Sempat Diberlakukan Prabowo Klaim 121 Kebijakan Transformatif dalam 21 Bulan

PERISTIWA

Saksi Mata Korban Mei 1998: Perkosaan Itu Nyata, Bukan Omong Kosong

badge-check


					Foto: Ita Fatia Nadia Perbesar

Foto: Ita Fatia Nadia

INAnews.co.id, Jakarta– Aktivis hak asasi manusia Ita Fatia Nadia, yang pada 1998 menjabat Direktur Kalyanamitra sekaligus anggota Tim Relawan untuk Kemanusiaan, menyatakan secara langsung menangani 15 korban perkosaan massal Mei 1998 di Jakarta. Ia menegaskan penyangkalan yang dilakukan Fadli Zon sebagai penghinaan terhadap kebenaran yang ia saksikan dengan mata kepala sendiri.

“Perkosaan massal terhadap perempuan etnis Tionghoa bukan omong kosong, bukan penipuan. Itu adalah peristiwa yang sungguh-sungguh terjadi,” kata Ita dalam konferensi pers di Jakarta, Selasa (7/4/2026).

Ita menceritakan korban termuda yang ia tangani bernama Fransiska, berusia 11 tahun, warga Tangerang, yang diperkosa dengan cara yang sangat brutal. Ia mendampingi Fransiska sejak satu jam setelah kejadian hingga kremasi dan penaburan abu di laut. Ia juga menjadi salah satu orang pertama yang hadir di kamar Ita Martadinata, aktivis muda yang dibunuh, 45 menit setelah kematiannya.

Selama persidangan di PTUN, Ita menghadirkan Wiwin Suryadinata, ibu dari Ita Martadinata, sebagai saksi mahkota. Wiwin kini dikabarkan dalam kondisi psikologis yang sangat buruk akibat rentetan peristiwa tersebut dan dampak penyangkalan yang terus berulang.

Ita juga menyebut adanya surat dukungan (amicus curiae) dari Pelapor Khusus PBB Radhika Coomaraswamy yang dikirimkan kepada Kontras sebagai penguat posisi para penggugat dalam perkara ini.

Tinggalkan Balasan

Baca Juga

Gempa NTT: Dua Tewas, Peringatan Dini Tsunami Sempat Diberlakukan

15 Agustus 2026 - 09:41 WIB

Warga Jakarta Pusat Deklarasi Perang Terhadap Tramadol

7 Agustus 2026 - 22:36 WIB

Ditanya Soal Kekayaan, Kepala BGN Nanik S Deyang ; Tanya Aja Sama Bang Dasco

17 Juni 2026 - 20:29 WIB

Populer PERISTIWA