Menu

Mode Gelap
Prabowo: 2045 Indonesia Jadi Ekonomi Keempat Terbesar Dunia Tiga Tahun Lagi Kita Kuat di Energi, Kata Presiden Tekiro dan ITS Surabaya Kembali Gelar Servis Gratis Dan Pelatihan Otomotif Untuk Masyarakat Surabaya Prabowo Minta Pengusaha Muda Jadi Patriot Ekonomi, Jangan Bawa Kabur Kekayaan Prabowo: 1.000 Kawan Terlalu Sedikit, Satu Lawan Terlalu Banyak Saut Situmorang Sebut Korupsi MBG Merampok Orang Lapar, Desak Purbaya Diperiksa

UPDATE NEWS

10 Juta Kelas Menengah Hilang, Industri Otomotif Terpukul

badge-check


					10 Juta Kelas Menengah Hilang, Industri Otomotif Terpukul Perbesar

INAnews.co.id, Jakarta– Penurunan jumlah kelas menengah Indonesia sebanyak 10 juta orang dalam satu dekade terakhir menjadi faktor dominan yang menekan industri otomotif nasional, termasuk memicu gelombang pemutusan hubungan kerja (PHK) di kawasan industri Karawang, Bekasi, dan Cikarang.

Hal itu disampaikan ekonom CELIOS Bhima Yudhistira Adhinegara usai menghadiri pertemuan dengan serikat pekerja otomotif di Karawang, Senin (11/5/2026). “Bukan karena harga mobilnya naik, tapi daya belinya yang turun,” ujarnya dalam wawancara di kanal YouTube Helmy Yahya, Senin (11/5/2026).

Bhima menjelaskan, kelompok menengah yang sebelumnya menjadi tulang punggung pasar kendaraan kini banyak beralih kembali ke sepeda motor atau transportasi umum. Sementara itu, kendaraan listrik justru hanya terjangkau oleh 20 persen kelompok teratas. Faktor lain yang memperparah kondisi adalah penggunaan alat berat dan kendaraan niaga impor dari Tiongkok dalam proyek hilirisasi di kawasan industri, sehingga tidak menyerap produk maupun tenaga kerja domestik.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Juga

Tiga Tahun Lagi Kita Kuat di Energi, Kata Presiden

11 Juni 2026 - 18:58 WIB

Empat Kali Kalah Pilpres, Prabowo: Saya Ingin Selamatkan Indonesia

11 Juni 2026 - 09:54 WIB

ASPERINDO Serukan Pembatalan Tarif Baru Kargo Udara, Waspadai Lonjakan Biaya Distribusi Nasional

10 Juni 2026 - 19:43 WIB

Populer UPDATE NEWS