INAnews.co.id, Jakarta– Indonesia kini tertinggal dari Vietnam dalam hal Produk Domestik Bruto (PDB) per kapita, sebuah pembalikan kondisi yang tidak terbayangkan 15 tahun silam. Fakta ini diungkap peneliti Litbang Kompas, Budiawan Sidik, dalam diskusi Indonesia Leader Talk, Jumat (1/5/2026).
Pada 2010, PDB per kapita Indonesia tercatat sekitar 3.800 dolar AS, jauh di atas Vietnam yang hanya 1.800 dolar AS. Namun pada 2025, Vietnam telah mencapai sekitar 4.600 dolar AS, melampaui Indonesia yang stagnan di kisaran 4.780 dolar AS, selisih yang sangat tipis setelah Indonesia sebelumnya unggul jauh.
“Kita enggak banyak berubah, sedangkan Vietnam berubah sangat cepat,” kata Budiawan.
Ia menilai Vietnam berhasil mempertahankan pertumbuhan ekonomi di atas 6–7 persen secara konsisten dengan membangun ekosistem birokrasi yang ramah investasi. Sebaliknya, Indonesia masih bergulat dengan masalah kepastian hukum, korupsi, dan investasi yang terkonsentrasi di sektor ekstraktif yang minim penyerapan tenaga kerja.
Anggota DPR Mardani Ali Sera menambahkan, sekitar 60 persen investasi yang masuk ke ASEAN mengalir ke Singapura, sementara Indonesia hanya mendapat sekitar 20 persen. Reformasi birokrasi menyeluruh, termasuk penguatan check and balance dan merit sistem, dinilai menjadi kunci untuk membalik ketertinggalan ini.






