News Feed
light_mode
Trending Tags

Delapan dari Sepuluh Tabung Gas Kita Ternyata Impor

  • account_circle Robi
  • calendar_month Jumat, 12 Jun 2026
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

INAnews.co.id, Jakarta– Delapan dari setiap sepuluh tabung gas LPG yang digunakan masyarakat Indonesia, termasuk di asrama-asrama mahasiswa, berasal dari impor. Fakta itu diungkap Koordinator Anggota Dewan Energi Nasional (DEN), Satya Widya Yuda, dalam keynote speech Sarasehan Energi, Rabu (10/6/2026). “Ini adalah ironi dari negara yang berbasis agraris,” tegasnya.

Satya memaparkan bahwa impor LPG Indonesia mencapai 79,8 persen dari total konsumsi domestik. Sementara itu, impor minyak mentah menyentuh 38,7 persen dari kebutuhan kilang, dan impor BBM 34,2 persen dari konsumsi nasional. Di sisi lain, Indonesia adalah produsen sawit terbesar dunia, namun masih mengimpor solar dan bensin.

“Kita negara produsen sawit terbesar, tapi impor solar dan bensin. Kita negara agraris, tapi impor LPG untuk memasak. Inilah ironi yang harus kita jawab,” ujar Satya.

Di sisi yang lebih positif, indeks ketahanan energi Indonesia pada 2025 mencapai 7,13 dari skala 10, masuk kategori “tahan”, meningkat 0,39 poin dibanding 2024. Kenaikan ini, menurut Satya, langsung disumbang oleh peningkatan bauran EBT dan penurunan impor BBM berkat program mandatory biodiesel B40. Realisasi 14,2 juta KL biodiesel menghemat defisit hingga Rp49,5 triliun, “setara membangun sekitar 10 fakultas baru di IPB,” ujarnya.

Satya juga memperingatkan risiko nyata dari situasi geopolitik: berdasarkan pemetaan DEN per April 2026, lonjakan harga minyak memiliki peluang 80 persen berdampak krisis, dan disrupsi impor LPG berpeluang 65 persen terjadi. Jika Selat Hormus memanas, harga pangan di kantin kampus pun bisa ikut naik.

Untuk itu, Satya mendorong strategi jangka pendek berupa percepatan B50 (target Juli 2026), standarisasi E5, dan diversifikasi sumber impor non-Timur Tengah. Jangka panjangnya: menjadikan kampus seperti IPB sebagai net zero campus, pusat riset bioetanol generasi kedua, DME dari gambut, dan smart grid berbasis AI untuk subsidi tepat sasaran.

  • Penulis: Robi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Baca Juga

  • Argumen UU ASN untuk Pertahankan Polri di Jabatan Sipil tak Relevan

    Argumen UU ASN untuk Pertahankan Polri di Jabatan Sipil tak Relevan

    • calendar_month Rabu, 19 Nov 2025
    • account_circle Robi
    • 0Komentar

    INAnews.co.id, Jakarta– Mantan Ketua MK Prof Mahfud MD membantah keras argumen bahwa anggota Polri masih bisa menduduki jabatan sipil berdasarkan PP Nomor 17 Tahun 2020 tentang Manajemen ASN yang memungkinkan TNI/Polri bertugas tanpa alih status. “PP gak bisa. Dari sudut hierarki perundang-undangan, aturan di bawah tidak boleh membentur substansi aturan di atasnya,” kata Mahfud tegas […]

  • 650 Aktivis Masih Terjerат Hukum Pasca Aksi Agustus 2025

    650 Aktivis Masih Terjerат Hukum Pasca Aksi Agustus 2025

    • calendar_month Jumat, 27 Mar 2026
    • account_circle Robi
    • 0Komentar

    INAnews.co.id, Jakarta– Bivitri Susanti mengungkapkan, hingga kini masih terdapat sekitar 650 orang, mayoritas aktivis, yang ditahan atau menjalani persidangan menyusul aksi massa pada Agustus 2025 dan serangkaian demonstrasi menentang revisi UU TNI sebelumnya. Dalam wawancara bersama Gita Wirjawan, Kamis (26/3/2026), Bivitri menyebut kondisi ini sebagai bentuk nyata weaponization of law untuk membungkam suara kritis. “Ada […]

  • Wanita 48 tahun ditemukan tewas di rumah kontrakan

    Wanita 48 tahun ditemukan tewas di rumah kontrakan

    • calendar_month Sabtu, 19 Jan 2019
    • account_circle Nana Chasditira
    • 0Komentar

    INAnews.co.id, Jakarta – Seorang wanita berinisial S (48) ditemukan tewas di rumah kontrakannya di kawasan Bojong Gede, Bogor, Sabtu (19/1/19).

  • Belajar dari Persia: Bangsa yang Diembargo 46 Tahun tapi Bertahan

    Belajar dari Persia: Bangsa yang Diembargo 46 Tahun tapi Bertahan

    • calendar_month Jumat, 20 Mar 2026
    • account_circle Robi
    • 0Komentar

    INAnews.co.id, Jakarta– Di tengah gempuran militer dan sanksi ekonomi yang berlangsung sejak 1979, Iran tetap mampu mengembangkan program nuklir, rudal balistik, dan industri pertahanannya sendiri, seluruhnya dengan SDM asli Iran tanpa ketergantungan pada tenaga asing. Pengamat Pitan Daslani menyebut kunci ketahanan Iran ada dua: pertama, mengandalkan kekuatan ekonomi dalam negeri dan UMKM lokal. Kedua, membangun […]

  • Paket Rekondisi Body & Paint Astra Peugeot Mulai 6,5 Juta Rupiah

    Paket Rekondisi Body & Paint Astra Peugeot Mulai 6,5 Juta Rupiah

    • calendar_month Selasa, 8 Jun 2021
    • account_circle S Edy
    • 0Komentar

    INAnews.co.id, Jakarta – Komitmen Astra Peugeot dalam memberikan pelayanan terbaik untuk publik semakin dikembangkan. Layanan pengerjaan Body & Paint Astra Peugeot kembali memberikan penawaran paket spesial untuk dapat dinikmati tidak hanya bagi para pemilik mobil Peugeot, namun untuk pemilik kendaraan dari berbagai merek di tanah air. Layanan bertajuk “Paket Rekondisi” siap memberikan servis terbaik dari Body […]

  • Pemerintah Siapkan Profesionalisasi Pengelolaan Dana Umat Lewat LPDU

    Pemerintah Siapkan Profesionalisasi Pengelolaan Dana Umat Lewat LPDU

    • calendar_month Rabu, 4 Feb 2026
    • account_circle Robi
    • 0Komentar

    INAnews.co.id, Jakarta– Pemerintah akan mengembangkan Lembaga Pemberdayaan Dana Umat (LPDU) dengan sentuhan manajemen profesional untuk meningkatkan efisiensi dan efektivitas penghimpunan dana keagamaan. Menteri Agama Nasaruddin Umar mengungkapkan rencana ini usai pertemuan Presiden dengan 16 pimpinan ormas Islam, Selasa. “Nanti akan ada pengembangan LPDU, pundi-pundi keumatan pada masing-masing agama. Itu juga nanti mungkin akan ada semacam […]

expand_less