Menu

Mode Gelap
Aldi’s Hotdog Buka Cabang Ketiga di BSD, Andalkan Odading Jadi Hotdog GAKESLAB Jakarta Hadir dan Berpartisipasi Dalam Seminar Nasional XIII & Healthcare Expo XI ARSSI 2026 Menduga Ada ‘Barter’ Kasus Jampidsus dan Korupsi MBG Pernyataan Hotman Paris soal Izin Presiden Menampar Prabowo Nanik Deyang Mundur dari BGN, Fokus Jalani Pengobatan Jantung Mencurigai Ada Kolusi di Temuan Uang Kasus Febrie

OTOMOTIF

Walau Di Sangsi Penalti di SS1, Maston dan Subhana Mahaputra Justru Cetak Fastest Time dan Raih Podium 2 Kejurnas Sprint Rally 2026 Semarang

badge-check


					Walau Di Sangsi Penalti di SS1, Maston dan Subhana Mahaputra Justru Cetak Fastest Time dan Raih Podium 2 Kejurnas Sprint Rally 2026 Semarang Perbesar

INAnews.co.id, Semarang  – Penampilan perdana Suhartono atau yang akrab disapa Maston sebagai navigator di Putaran 2 Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Sprint Rally 2026 menghadirkan cerita penuh drama dan pembelajaran. Berlangsung di Sirkuit POJ City, Semarang, Jawa Tengah, pada 6-7 Juni 2026, Maston mendampingi pereli Subhana Mahaputra di bawah panji Gazpoll Racing Team.

Meski baru pertama kali menjalani peran sebagai navigator, Maston berhasil membantu Subhana meraih podium kedua di kelas R1. Hasil tersebut terasa istimewa karena mereka sempat menghadapi kendala besar sejak awal perlombaan.

Drama bermula pada Special Stage (SS) 1 ketika pasangan ini terlambat memasuki Time Control (TC). Kesalahan tersebut membuat mereka harus menerima penalti 30 detik yang cukup merugikan dalam persaingan ketat Kejurnas Sprint Rally.

“Ini menjadi pengalaman pertama yang luar biasa dalam hidup saya dan sangat berharga bagi saya. Saya yang kalau datang ke event balap hanya sebagai jurnalis Autoride.co.id, kini bisa mencoba merasakan keseruan balap sebagai navigator,” ujar Maston.

Menurutnya, kesalahan di SS1 menjadi pelajaran penting karena Time Control merupakan salah satu aspek krusial dalam balap rally.

“Tentu ini merupakan pengalaman yang tidak bisa saya lupakan. Meski ada banyak drama yang terjadi sebelum balapan. Seperti lupa waktu TC pada SS1 sehingga kita kena penalti 30 detik. Padahal TC itu sangat penting,” ungkapnya.

Namun penalti tersebut tidak membuat semangat tim menurun. Justru sebaliknya, Subhana dan Maston mampu bangkit dengan menunjukkan performa impresif pada tiga special stage berikutnya.

“Berkat konsistensi kita, pada SS2, SS3, dan SS4 berhasil meraih catatan waktu tercepat atau fastest run/fastest lap time. Sehingga pada akhirnya bisa podium kedua,” tambahnya.

Maston mengaku sempat dilanda rasa gugup sebelum start. Pasalnya, ia sama sekali belum memiliki pengalaman sebagai navigator, mulai dari membuat pacenote hingga membacanya saat mobil melaju dalam kecepatan tinggi.

“Sebelum balapan tentu saja nervous banget. Ini perdana saya turun sebagai navigator dan sebelumnya sama sekali tidak tahu bagaimana menjadi navigator, bagaimana bikin pacenote, dan bagaimana membaca pacenote,” katanya.

Keberhasilan ini juga menjadi buah kerja sama tim yang solid bersama Gazpoll Racing Team, IgnitionB 119 Racing Bali, IMI Bali, KONI Bali, PPMKI Bali, Royal Purple Oil, NGK Busi, Parts of Four, Victor Garage, Om Rustam Saman Speed serta Beer Bintang yang terus mendukung perjalanan mereka di Kejurnas Sprint Rally 2026.

Tinggalkan Balasan

Baca Juga

CONPEX Resmi Memperkuat Kehadirannya di Indonesia Melalui Partner Dinner

17 Juli 2026 - 22:37 WIB

Siap Rajai Pasar Lampu Kendaraan, Conpex Kucurkan USD 30 Juta di Indonesia

15 Juli 2026 - 23:34 WIB

Perkuat Solidaritas, Ratusan Bikers Medan Gelar City Riding Kolaborasi Dengan SunsetRide Medan Dan Route 360 Serta Didukung Von Dutch

8 Juli 2026 - 18:35 WIB

Populer GAYA HIDUP