Menu

Mode Gelap
Indonesia Tertinggal dari Vietnam dalam PDB Per Kapita Polri Berperan Krusial Menjaga Stabilitas di Tengah Medan Sosial Paling Kompleks di Dunia MBG Dinilai Gerus Anggaran Transportasi dan Keselamatan Rayakan HUT ke-15, Laskar Anggrek Perkuat Peran Sebagai Penyambung Lidah Masyarakat Tangerang Selatan One House, One Qurban: Fiqih Patungan Satu Kambing untuk Sekeluarga Jumhur Hidayat Syukuri Persatuan Buruh di Bawah Prabowo

UPDATE NEWS

Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo Tanggapi Biasa Soal Tantangan Ekspor Benih Lobster

badge-check


					Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo Tanggapi Biasa Soal Tantangan Ekspor Benih Lobster Perbesar

INAnews.co.id, JAKARTA – Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo menyatakan merupakan hal yang lumrah bila berbagai kebijakan yang dibuat Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP), seperti benih lobster, menghadapi tantangan dari sejumlah pihak.

benih benih lobster

“Semua kebijakan pasti akan menghadapi tantangan, ini hal lumrah,” kata Menteri Edhy dalam acara Temu Stakeholders Pendidikan dan Bisnis Kelautan dan Perikanan yang digelar di Jakarta, Senin 16/12/19.

Menurut dia, masih ada pihak yang memojokkan dan menyangka hal yang tidak benar seputar wacana pembukaan kembali ekspor benih lobster. Namun, dirinya tetap yakin bahwa kebijakan yang akan dikeluarkannya untuk membangun kepentingan negeri. Pihaknya mendorong pembudi daya perikanan untuk melakukan pembesaran lobster.

Edhy mengakui memang masih ada hambatan untuk melakukan hal itu, tetapi dia yakin KKP akan dapat berkoordinasi dengan berbagai pihak terkait guna mengatasi beragam permasalahan tersebut.

“Memecahkan masalah itu tugas pemerintah. Kalau masalahnya di bidang kelautan dan perikanan, itu tugas KKP, kalau tentang infrastruktur jalan, KKP akan berkoordinasi dengan PUPR,” ucapnya.

Menteri Kelautan dan Perikanan memaparkan sambil menunggu sampai ada yang siap dalam melakukan pembudidayaan pembesaran lobster, maka bisa saja ada wacana kuota ekspor.

Ia mengingatkan bahwa sejumlah komoditas lain juga ada yang menggunakan kebijakan ekspor dengan menggunakan kuota. Selain itu,  lanjut dia, terdapat ribuan warga yang mata pencahariannya selama ini bergantung kepada benih lobster, tidak mungkin pemerintah akan membiarkan mereka tidak lagi menghasilkan atau mati kelaparan karena tidak bekerja.

“Kita harapkan keputusan yang diambil adalah yang terbaik untuk kita semua,” kata Edhy Prabowo.

Menteri Kelautan dan Perikanan itu juga mengingatkan bahwa pihaknya mempertimbangkan agar ada jumlah benih lobster yang harus dikembalikan pembudi daya ke alam, yaitu antara 2,5 persen atau 5 persen, agar populasi lobster di laut tetap terjaga secara alami.

Apalagi, ia menuturkan bahwa sejumlah pakar menyebutkan bahwa dari seluruh benih lobster di alam, kemungkinan hanya satu persen saja yang bisa hidup sampai dewasa

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Juga

Indonesia Tertinggal dari Vietnam dalam PDB Per Kapita

3 Mei 2026 - 17:12 WIB

MBG Dinilai Gerus Anggaran Transportasi dan Keselamatan

3 Mei 2026 - 15:10 WIB

Rayakan HUT ke-15, Laskar Anggrek Perkuat Peran Sebagai Penyambung Lidah Masyarakat Tangerang Selatan

3 Mei 2026 - 14:38 WIB

Populer DAERAH