Menu

Mode Gelap
Ekspor Indonesia Masih Terjebak di Komoditas Mentah, Daya Saing Terancam Kedaulatan Rakyat Harus Dikembalikan Indonesia Pilih Perdamaian, Ingin Jadi Teman Semua dan Musuh tak Seorang Pun Otoriter ke Oligarki, Bukan ke Rakyat Indonesia Negara Paling Bahagia dan Optimis di Dunia Ganti Tujuh Menteri untuk Percepat Pengembalian Kedaulatan

INDAG

Kementan memastikan harga cabai merah aman terkendali

badge-check


					Kementan memastikan harga cabai merah aman terkendali Perbesar

INAnews.co.id, Jakarta – Dalam beberapa hari terakhir ini Bojonegoro diributkan oleh harga cabe merah besar yang anjlok khususnya di Dusun Tawang, Kecamatan Tanor. Namun berdasarkan pada hasil pantauan harga cabe rawit merah yang terpantau anjlok menjadi sekitar Rp 6000 per kg tersebut bukanlah harga yang berlaku secara umum di daerah Bojonegoro. Harga cabai merah besar Rp 6000 per kg merupakan harga untuk hasil panen akhir yang ukurannya kecil.

Menurut dari informasi dari petugas pelayanan informasi pasar (PIP) Bojonegoro Elryna bahwa terdapat tiga jenis harga cabai merah besar yaitu Rp 16.000-18.000 untuk grade besar, Rp 10.000-12.000 untuk grade sedang dan Rp 6.000-7.000 untuk grade cabai merah besar yang ukurannya kecil.

“Pada 15 desember 2018 harga cabai merah besar terpantau berada di angka Rp 20.000 per kg. Secara umum harga cabai merah besar aman terkendali, kondisi harga cabai merah besar di pasar retail secara nasional harga rata-rata di angka Rp 27.000 per kg,” kata Elryna, Kamis (20/12/2018).

Kondisi cabai merah besar di wilayah Bojonegoro saat ini sekitar 30 persen dari jumlah keseluruhan kualitasnya sudah kurang baik karena pada saat masa produksi terjadi pada musim hujan dengan intensitas yang tinggi.

Hal ini menyebabkan berdampaknya tanaman cabai merah besar terkena hama penyakit lalat buah dan jamur dan sebagian lagi merupakan masa masa panen akhir jadi hasilnya pun sudah tidak maksimal.

Melalui Direktorat Jenderal Hortikultura, upaya menjaga kestabilan harga cabai dilakukan pembenahan baik hulu hilir saja, tapi juga keseimbangan pengembangan kawasan antara Jawa dan luar Jawa. Sejauh ini, perencanaan hingga di daerah daerah sudah diupayakan sebagai tindak lanjut program swasembada aneka cabai.

“Kepatuhan daerah dalam pengaturan pola tanam harus benar – benar bisa diterapkan supaya stabilisasi harga dan pasokan bisa terealisasi. Minimal di daerah masing – masing,” jelas Prihasto.

Dan dari data Per tanggal 19 Desember 2018 ini harga cabai besar di beberapa daerah sangat stabil. Wilayah seperti Banyuwangi harga cabai sekitar Rp 14 ribu per kg. Dan Probolinggo yang sekitar Rp 15 ribu per kg, Bangkalan Rp 20 ribu per kg, Sukabumi Rp 15 ribu per kg, Tegal Rp 18 ribu per kg, Rejang Lebong Rp 16 ribu per kg, Tapin Rp 20 ribu per kg, dan Kupang Rp 17.500 per kg. Di Pasar Induk Kramat Jati sekitar Rp 23.000 per kg.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Juga

Ekspor Indonesia Masih Terjebak di Komoditas Mentah, Daya Saing Terancam

23 Januari 2026 - 23:35 WIB

Harga Beras Diprediksi Terus Naik Hingga Juni 2026, Program MBG Jadi Pemicu

23 Januari 2026 - 16:19 WIB

Ketergantungan Impor Indonesia pada China Capai 30 Persen, Diversifikasi Mendesak

23 Januari 2026 - 15:18 WIB

Populer INDAG