BREAKING NEWS
dark_mode
Trending Tags

Empat Aspek Kehadiran Pemerintah dalam Konteks Agraria yang Sesuai dengan UUPA

  • account_circle Alan Mustajab
  • calendar_month Kamis, 25 Feb 2021
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

INAnews.co.id, Masohi – Sesuai dengan amanat Undang-Undang Nomor 5 Tahun 1960 tentang Peraturan Dasar Pokok-Pokok Agraria, kehadiran pemerintah dalam konteks agraria terdapat 4 (empat) aspek, yaitu pemanfaatan, penggunaan, pemeliharaan dan penyediaan tanah dan ruang.

Hal ini disampaikan Wakil Menteri ATR/Wakil Kepala BPN, Surya Tjandra saat menghadiri Rapat Koordinasi Gugus Tugas Reforma Agraria (GTRA) Kabupaten Maluku Tengah Tahun 2021, Selasa, (23/02/2021).

“Dalam konteks agraria, aspek pemanfaatan dan penggunaan itu terkait dengan ekonomi, semua yang ada di alam ini ciptaan Tuhan jadi tugas manusia harus menjaganya, memanfaatkannya seoptimal mungkin. Jadi pemanfaatan dan penggunaan tugas pokok negara hadir di dalam proses bagaimana ruang bisa bermanfaat,” ujar Surya Tjandra.

Khusus untuk di daerah kepulauan yang memiliki tantangan tersendiri, mendorong pemerintah juga masuk ke dalam unsur ketiga dalam konteks kehadiran negara, yakni pemeliharaan. “Dalam konteks ini, tata ruang hadir di situ. Sejak 2015 tata ruang menjadi bagian dari BPN, untuk menjadi fungsi yang lebih krusial dan kita butuh bantuan dari Pemda khususnya untuk penyusunan RTRW dan RDTR ke depan,” ucap Wamen ATR/Waka BPN.

“Memang butuh percepatan dalam penyusunan RTRW atau RDTR. Tetapi kita juga butuh dukungan Pemda untuk mempercepat proses itu supaya kita bisa mempercepat proses pembangunan yang lebih terencana, karena tata ruang lebih bicara soal perencanaan, planologi,” tambahnya.

Lebih lanjut, Surya Tjandra mengatakan ada fungsi keempat yang harus diakui belum dilaksanakan secara efektif yaitu penyediaan. Ia mengakui setelah melakukan eksplorasi di Maluku setelah beberapa hari menemukan realitas bahwa banyak pemukiman yang masuk ke dalam kawasan hutan, bahkan Ambon sebagai pusat pemerintahan mulai terjepit yang artinya mengalami keterbatasan tanah. “Masalahnya dimana, artinya adalah kebutuhan dari para subjek meningkat di sini, itu konsekuensi logis dari berkembangnya masyarakat dan keberhasilan pembangunan yang dilaksanakan oleh Pemkab Maluku Tengah yang memiliki konsekuensi lanjutan membutuhkan tanah yang lebih besar,” tutur Surya Tjandra.

Pada kesempatan yang sama, Bupati Maluku Tengah juga mengatakan bahwa pelaksanaan Reforma Agraria merupakan salah satu satu cita-cita Pemerintah Indonesia dalam upaya membangun Indonesia dari pinggir serta meningkatkan kualitas hidup dan kesejahteraan masyarakat yang perlu mendapat dukungan penuh dari Pemerintah Daerah, instansi terkait dan semua pemangku kepentingan. “Oleh karena itu, atas nama Pemerintah Kabupaten Maluku Tengah kami memberikan apresiasi dan dukungan penuh terhadap Pelaksanaan Reforma Agraria di daerah ini yang merupakan upaya untuk menata kembali hubungan antara tanah dengan masyarakat, yaitu dengan menata kembali penguasaan pemilikan penggunaan dan pemanfaatan pemukiman bumi yang berkeadilan sebagai bagian dari implementasi peraturan dasar pokok-pokok agraria,” jelas Tuasikal Abua.

Sebagai ketua pelaksana harian dari GTRA Kabupaten Maluku Tengah, Kepala Kantor Pertanahan Kabupaten Maluku Tengah berharap melalui kegiatan Rapat Koordinasi ini ia berharap agar terbentuk visi yang sejalan dalam Tim GTRA Kabupaten Maluku Tengah untuk pelaksanaan percepatan kegiatan- kegiatan Reforma Agraria yang telah kita rencanakan. “Dengan arahan dan bimbingan dari Bapak Wakil Menteri Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional juga diharapkan dapat memberikan pencerahan agar pelaksanaan Reforma Agraria di Kabupaten Maluku Tengah sesuai dengan cita-cita yang diharapkan dan dapat berjalan pada jalur yang tepat,” kata Erwin Terseman.

“Pada akhirnya semoga pelaksanaan Reforma Agraria di Kabupaten Maluku Tengah Tahun 2021 berjalan sukses dan memberikan dampak positif kepada masyarakat dan dalam pelaksanaannya dapat mewujudkan kolaborasi dan kerja sama yang baik antar lembaga baik BPN, Pemerintah Daerah, Kelompok Masyarakat, dan juga masyarakat sendiri sebagai penerima manfaat,” pungkas Erwin Terseman

  • Penulis: Alan Mustajab

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Berita Rekomendasi

  • Negara bertanggung jawab terhadap penanggulangan campak rubela

    Negara bertanggung jawab terhadap penanggulangan campak rubela

    • calendar_month Rabu, 19 Sep 2018
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    INAnews.co.id – Negara melalui Kementerian Kesehatan akan bertanggung jawab penuh dalam melakukan eliminasi dampak campak (measles) rubella, Bangsa Indonesia akan kehilangan sumber daya manusia (SDM) berkualitas mengingat kerugian nyawa dan ekonomi masyarakat.

  • Kementerian Imipas Tugaskan sebanyak 146 petugas imigrasi sebagai Pimpasa Guna Cegah Perdagangan Manusia

    Kementerian Imipas Tugaskan sebanyak 146 petugas imigrasi sebagai Pimpasa Guna Cegah Perdagangan Manusia

    • calendar_month Selasa, 5 Nov 2024
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    INAnews.co.id, Jakarta – Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Kementerian Imipas) menugaskan sebanyak 146 petugas imigrasi sebagai Petugas Imigrasi Pembina Desa (Pimpasa) dalam upaya melindungi Calon Pekerja Migran Indonesia (CPMI) dari ancaman perdagangan orang.

  • Kabupaten Brebes diterjang banjir bandang dan longsor

    Kabupaten Brebes diterjang banjir bandang dan longsor

    • calendar_month Selasa, 22 Jan 2019
    • account_circle Nana Chasditira
    • 0Komentar

    INAnews.co.id, Jakarta – Hujan deras yang terjadi dalam dua hari terakhir mengakibatkan sejumlah desa di Kabupaten Brebes, Jawa Tengah diterjang banjir bandang dan longsor. Bencana itu tercatat melanda tiga kecamatan, yakni Salem, Sirampog, dan Banjarharjo.

  • Terima Panitia Peringatan Hari Pers Nasional 2021, Bamsoet Ajak Insan Pers Teguhkan Semangat Kebangsaan

    Terima Panitia Peringatan Hari Pers Nasional 2021, Bamsoet Ajak Insan Pers Teguhkan Semangat Kebangsaan

    • calendar_month Rabu, 13 Jan 2021
    • account_circle S Edy
    • 0Komentar

    INAnews.co.id, Jakarta- Ketua MPR RI Bambang Soesatyo mengajak seluruh insan pers untuk bersama meneguhkan semangat kebangsaan. Salah satunya dengan menegakkan kembali kode etik profesi jurnalistik. “Dalam setiap pemuatan berita, wartawan harus senantiasa didasarkan pada tanggungjawab. Bukan sekadar mencari kehebohan yang justru membuah gaduh suasana kebangsaan. Jangan sampai wartawan membuat dan menyebarkan berita hoax hanya untuk […]

  • KKP Lakukan Aksi Solidaritas Untuk Korban  Bencana Banjir Kalsel

    KKP Lakukan Aksi Solidaritas Untuk Korban Bencana Banjir Kalsel

    • calendar_month Kamis, 21 Jan 2021
    • account_circle S Edy
    • 0Komentar

    INAnews.co.id, Banjarmasin – Bencana banjir yang menerjang sejumah wilayah di Kalimantan Selatan mengundang keprihatinan berbagai kalangan. Sebagai bentuk solidaritas, Balai Karantina Ikan, Pengendalian Mutu dan Keamanan Hasil Perikanan (KIPM) Banjarmasin Kementerian Kelautan dan Perikanan turut menyalurkan bantuan makanan dan kebutuhan lainnya untuk para pengungsi. “Masih banyak pengungsi yang belum tersentuh oleh bantuan karena akses yang […]

  • Mudik lebaran 2019, ini tanggal berlakunya One way

    Mudik lebaran 2019, ini tanggal berlakunya One way

    • calendar_month Minggu, 28 Apr 2019
    • account_circle Helmi Romdhoni
    • 0Komentar

    INAnews.co.id , Jakarta – Pemerintah menyiapkan rencana penerapan arus searah untuk menyambut arus mudik dan arus balik Lebaran 2019.

expand_less