Menu

Mode Gelap
Didik Anak Soal Uang Sebelum Terlambat Zakat Bukan Hanya Ibadah, tapi Penyeimbang Ekonomi Waktu adalah Senjata Finansial Gaya Hidup Palsu Mengancam Kesehatan Finansial Budget Qurban: Nabung vs Sedekah Uangnya, Mana yang Lebih Afdal? Dugaan Pembatalan Sepihak Selter Sekda Baubau Dinilai Janggal, PMII Desak Penjelasan Resmi

DAERAH

Kasus Dugaan Pelecehan Seksual Terhadap Anak di Lobalain, Polisi Pangil Dua Saksi Dan Korban 

badge-check


					Kasus Dugaan Pelecehan Seksual Terhadap Anak di Lobalain, Polisi Pangil Dua Saksi Dan Korban  Perbesar

INAnews.co.id, NTT.Rote Ndao – Humas Polres Rote Ndao Humas Polres Rote Ndao Aiptu Anam Nurcahyo, dihubungi media ini, via wats app, senin (5/3/2024) mengatakan untuk kasus kuli Aisele, sampai saat ini juga masih dalam tahap penyelidikan, dimana sudah diperiksa 2 saksi dan 1 korban.

Untuk para terlapor yang 4 orang sudah diberikan undangan atau panggilan untuk di BAP/periksa namun sampai saat ini belum datang menghadap, nanti akan diberikan surat undangan/panggilan ulang.

Sebelumnya diberitakan, kasus di Desa nemberala sampai saat ini juga masih dalam tahap penyelidikan dimana sudah dilakukan pemeriksaan terhadap korban dan 3 saksi lainnya.

Sampai saat ini belum ada penetapan tersangka, akan tetapi dalam w aktu dekat dijadwalkan pada minggu depan akan dilakukan gelar perkara atas kasus ini

Hari Ini, Senin 19 Februari 2024, terjadi kasus percabulan terhadap seorang anak berusia 17 tahun di desa Nemberala, Kecamatan Rote Barat, Kabupaten Rote Ndao. Korban yang merupakan seorang pelajar berinisial PK menjadi sasaran dari seorang laki-laki berinisial AK.

Menurut keterangan yang diperoleh dari Humas Polres Rote Ndao Aiptu Anam Nurcahyo, S.IP kronologis kejadian bermula saat terlapor, AK, mengajak korban ke dalam kamar untuk dimijit. Namun, setelah beberapa menit, terlapor tiba-tiba memegang tangan kanan korban dan membawanya ke tempat tidur, serta mencoba melakukan tindakan percabulan.

Korban yang merasa terancam akhirnya berhasil melarikan diri keluar dari kamar dan bersembunyi di halaman depan rumah terlapor. AK, kemudian keluar dari rumah dan mengajak korban ke laut, tetapi korban menolak dan tidak mengikuti ajakan tersebut.

Setelah beberapa menit berlalu, terlapor meninggalkan lokasi dan korban memilih untuk kembali ke dalam rumah dan melaporkan kejadian tersebut kepada keluarganya, Sdr. AK, yang kemudian melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Rote Barat.

“Betul laporan sudah kami terima, akan kami tindak lanjuti secara profesional dan transparan. Untuk perkembangannya nanti kami sampaikan kembali,” kata Anam

Kepolisian Resort Rote Ndao kepada Media ini Sabtu 24 Februari 2024 meminta kepada masyarakat yang memiliki informasi terkait kasus ini agar segera melaporkan kepada pihak berwenang untuk memastikan keamanan dan keadilan bagi korban.

 

Reporter: (Dance Henuk)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Juga

Dugaan Pembatalan Sepihak Selter Sekda Baubau Dinilai Janggal, PMII Desak Penjelasan Resmi

2 Mei 2026 - 15:33 WIB

Syahganda Nainggolan : Masuknya Jumhur Hidayat Dalam Kabinet Sebagai Langkah Tepat Prabowo

1 Mei 2026 - 22:40 WIB

Gelar Deklarasi Papua Damai, Pemuda KMPN Tegaskan Dukung Pembangunan dan NKRI

1 Mei 2026 - 18:35 WIB

Populer NASIONAL