Menu

Mode Gelap
Ekspor Indonesia Masih Terjebak di Komoditas Mentah, Daya Saing Terancam Kedaulatan Rakyat Harus Dikembalikan Indonesia Pilih Perdamaian, Ingin Jadi Teman Semua dan Musuh tak Seorang Pun Otoriter ke Oligarki, Bukan ke Rakyat Indonesia Negara Paling Bahagia dan Optimis di Dunia Ganti Tujuh Menteri untuk Percepat Pengembalian Kedaulatan

GAYA HIDUP

Pentingnya Kemitraan untuk Perkuat Cakupan Imunisasi Ditekankan Kemenkes

badge-check


					Foto: dok. Kemnakes Perbesar

Foto: dok. Kemnakes

INAnews.co.id, Jakarta– Sektor swasta memiliki peran penting dalam upaya percepatan imunisasi di Indonesia. Hal itu disampaikan oleh Direktur Pengelolaan Imunisasi Kementerian Kesehatan RI dr. Prima Yosephine dalam sesi diskusi pada GAVI Board Meeting di Hotel Hilton Nusa Dua, Bali, Selasa (3/12/2024).

“Pemerintah sangat berkomitmen untuk mencapai kemajuan besar dalam cakupan imunisasi. Namun, kami masih menghadapi tantangan dalam mencapai cakupan yang tinggi dan merata, baik di wilayah pedesaan, perkotaan, maupun daerah terpencil,” ujar dr. Prima dikutip laman Kemenkes.

Ia juga menyoroti keberhasilan Program Keluarga SIGAP sebagai contoh kolaborasi yang efektif antara pemerintah Indonesia dan mitra-mitra pembangunan. Program tersebut mengintegrasikan perilaku kesehatan esensial seperti gizi dan kebersihan dengan pesan-pesan imunisasi, yang telah berhasil meningkatkan kesadaran masyarakat serta kepercayaan terhadap vaksin.

“Program ini (Program Keluarga SIGAP) tidak hanya membangun kapasitas tenaga kesehatan tetapi juga meningkatkan partisipasi keluarga di posyandu. Kami optimis keberlanjutan program ini sangat menjanjikan untuk jangka panjang,” tambahnya.

Program Keluarga SIGAP adalah inisiatif yang bertujuan untuk meningkatkan kualitas hidup keluarga dengan fokus pada kesehatan, gizi, dan perilaku hidup bersih.

SIGAP dirancang untuk mengintegrasikan layanan kesehatan esensial, seperti imunisasi, gizi, kebersihan, serta promosi kesehatan kepada masyarakat, khususnya keluarga dengan anak-anak Balita.

Program Keluarga SIGAP merupakan hasil kolaborasi antara pemerintah Indonesia, organisasi kesehatan, dan mitra pembangunan internasional, seperti GAVI, yang mendukung teknis dan logistik untuk memastikan keberhasilan implementasi di berbagai wilayah, termasuk daerah terpencil.

Program ini telah menunjukkan keberhasilan dalam meningkatkan cakupan imunisasi, partisipasi di posyandu, dan pemahaman masyarakat tentang pentingnya kesehatan preventif.

dr. Prima mengajak sektor swasta untuk lebih aktif terlibat dalam memperkuat dan memperluas program imunisasi.

“Kami yakin Indonesia dapat terus menjadi pemimpin dalam mempromosikan kesehatan dan kesejahteraan anak-anak. Dengan kemitraan yang kuat, kita bisa memastikan tidak ada satu anak pun yang tertinggal,” tegasnya.

GAVI memegang peran penting dalam mendukung upaya imunisasi di Indonesia, terutama dalam memastikan vaksinasi yang merata dan meningkatkan cakupan imunisasi di seluruh wilayah.

Melalui pendanaan dan bantuan teknis, GAVI telah membantu Indonesia dalam mengatasi tantangan terkait distribusi vaksin, ketersediaan sarana kesehatan, serta edukasi masyarakat mengenai pentingnya imunisasi.

Program-program seperti imunisasi rutin dan vaksinasi bagi anak-anak menjadi salah satu prioritas utama dalam kemitraan ini. Melalui dukungan GAVI, Indonesia dapat mengurangi angka penyakit yang dapat dicegah dengan vaksin, seperti polio dan campak, serta menghindari wabah penyakit yang berisiko tinggi.*

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Juga

Bogor Keratif 2026 Siap Hadirkan Festival Kreativitas di GOM Gunung Putri

23 Januari 2026 - 14:13 WIB

Realitas Beban Ganda yang Masih Dihadapi Perempuan Indonesia

7 Januari 2026 - 08:21 WIB

Perkuat Solidaritas HIPPERPALA Indonesia Gelar Silaturahmi Camp

1 Januari 2026 - 23:09 WIB

Populer HOT ISU