Menu

Mode Gelap
Ekspor Indonesia Masih Terjebak di Komoditas Mentah, Daya Saing Terancam Kedaulatan Rakyat Harus Dikembalikan Indonesia Pilih Perdamaian, Ingin Jadi Teman Semua dan Musuh tak Seorang Pun Otoriter ke Oligarki, Bukan ke Rakyat Indonesia Negara Paling Bahagia dan Optimis di Dunia Ganti Tujuh Menteri untuk Percepat Pengembalian Kedaulatan

SOSDIKBUD

Pengurus Baru Asklin Cilacap 2019-2024, Siap sinergi tingkatkan layanan kesehatan

badge-check


					Pengurus  Baru Asklin Cilacap 2019-2024, Siap sinergi tingkatkan layanan kesehatan Perbesar

INAnews.co.id, Cilacap – Kepengurusan baru Asosiasi Klinik Indonesia (Asklin) Kabupaten Cilacap telah resmi dilantik.

Asklin telah menyatakan kesiapannya bersinergi dalam meningkatkan layanan kesehatan kepada masyarakat di wilayah Cilacap, Jawa Tengah.

Hal itu diungkapkan oleh Dr. Novita Kukilowati MH, Kes seusai dilantik sebagai Ketua Asklin Kabupaten Cilacap periode 2019 – 2024 bertempat di Pendopo Wijayakusuma, Kota Cilacap, Sabtu (20/7/2019).

Mengusung tema “Dengan organisasi yang kokoh, kita tingkatkan khidmat untuk anggota dalam mensukseskan sinergi membangun pelayanan klinik berkualitas.”

“Di wilayah Kabupaten Cilacap hingga saat ini  telah ada berdiri sebanyak 90 fasilitas kesehatan termasuk klinik. Untuk itu kami siap bersinergi dengan pemerintah guna meningkatkan pelayanan kesehatan untuk masyarakat dengan melengkapi standard akreditasi sarana dan fasilias serta pembinaan para tenaga medis tersebut” ungkap Dr. Novita di Cilacap 21 juli 2019.

Ketua Asklin Cilacap Dr. Novita Kukilowati MH .Kes

Untuk itu, pihaknya akan meminta kepada dinas-dinas terkait untuk memberikan arahan teknis terkait sertifikasi bagi para pemilik klinik. Dalam acara tersebut juga diserahkan sertifikasi akreditasi bagi 6 klinik yang telah memenuhi persyaratan dengan berbagai uji kompetensi.

Lebih lanjut, kata dia, kendala lain di Cilacap juga masih kekurangan jumlah tenaga dokter dan apoteker yang disyaratkan dalam regulasi yang baru dikeluarkan Kementerian Kesehatan.

“Sejumlah  kendala menjadi tantangan berapa kekurangan tenaga apoteker, untuk klinik-klinik yang berada di daerah pegunungan, kesulitan mendapatkan apoteker. Sehingga, kami sudah rencanakan melakukan program pertemuan secara rutin untuk berkomunikasi dan konsolidasi” ujarnya.

Senada dengan itu, Ketua Pengurus Asklin Jawa Tengah, dr. Fuad manyatakan Asklin merupakan wadah untuk berkumpul para pengelola klinik dalam membantu pemerintah memeratakan fasilitas kesehatan.

“Keberadaan Asklin untuk menjalankan program jaminan kesehatan nasional dalam  membantu pemerintah terkait fasilitas kesehatan melalui berbagai program” ujarnya.

Lebih lanjut, hadirnya Asklin juga sangat penting untuk melakukan penataan klinik di era globalisasi sekarang ini.

“Melalui Asklin kami mulai menata klinik, menjadi lebih berkualitas dengan membantu teman-teman klinik untuk ditata sesuai standard mutu, agar pelayanan kepada masyarakat sesuai harapan” jelasnya.

Pelantikan dilakukan oleh Pengurus Daerah Jawa Tengah, Asosiasi Klinik Indonesia dr. Fuad disaksikan Sekda Pemkab Cilacap, Drs. Farid Ma’ruf, ST. MM, Kepala Ikatan Dokter Indonesia Cilacap, dan undangan lain.

Kepengurusan Asklin terdiri dari Dewan Penasehat, Kepala Dinas Kesehatan, dengan susunan kepengurusan terdiri dari Ketua, Sekretaris, Bendahara, dilengkapi beberapa bidang dan koordinator distrik.

Reporter : G.J Tangka

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Juga

USNI Serahkan Teknologi Biodigester dan Latih UMKM Kepulauan Seribu

21 Januari 2026 - 02:24 WIB

USNI Serahkan Teknologi Biodigester dan Latih UMKM Kepulauan Seribu

Presiden Prabowo Ajak Akademisi Refleksikan Kontribusi Nyata bagi Bangsa

15 Januari 2026 - 22:29 WIB

Pertemuan Prabowo dengan Para Rektor dan Guru Besar Bahas Arah Pendidikan Tinggi

15 Januari 2026 - 21:20 WIB

Populer NASIONAL