INAnews.co.id, Jakarta– Polri melalui jajaran Brimob Polda Maluku Utara dan Polres Halmahera Barat melaksanakan evakuasi terhadap warga terdampak erupsi Gunung Api Ibu, dengan prioritas utama pada kaum lansia yang memiliki keterbatasan fisik.
Evakuasi dilakukan menggunakan kendaraan truk Polri untuk memastikan keamanan dan kenyamanan warga yang dievakuasi.
“Selain itu, Polri juga memberikan bantuan teknis dan logistik kepada masyarakat yang berada di pengungsian sebagai bentuk dukungan dalam menghadapi situasi darurat,” tulis akun X resmi Divisi Humas Polri, Selasa (28/1/2025).
Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya Polri untuk memberikan perlindungan kepada masyarakat sekaligus menjadi wujud nyata kepedulian Polri dalam membantu warga yang terdampak bencana alam.
Dikutip Antara, erupsi Gunung Ibu di Halmahera Barat, Maluku Utara, masih berlangsung sampai Minggu dini hari ini, sampai memuntahkan abu vulkanik setinggi 500 meter dari puncak kawah aktif.
Petugas pos pemantau gunung api Badan Geologi pada Kementerian ESDM, Axl Roeroe, mengatakan kolom abu yang dimuntahkan Gunung Ibu teramati berwarna putih hingga kelabu, dengan intensitas tebal ke arah barat daya.
Aktivitas erupsi itu terekam pada seismograf Pos Pemantau Gunung Ibu di Desa Gam Ici, Halmahera Barat, pada pukul 01:57 WIT, dan memiliki amplitudo maksimum 28 mm dan berdurasi 60 detik.
Berdasarkan foto kiriman petugas pengawas, letusan gunung berapi itu disertai pijaran api pada bagian puncaknya setinggi 1.325 meter di atas permukaan laut (MDPL).*






