Menu

Mode Gelap
Ekspor Indonesia Masih Terjebak di Komoditas Mentah, Daya Saing Terancam Kedaulatan Rakyat Harus Dikembalikan Indonesia Pilih Perdamaian, Ingin Jadi Teman Semua dan Musuh tak Seorang Pun Otoriter ke Oligarki, Bukan ke Rakyat Indonesia Negara Paling Bahagia dan Optimis di Dunia Ganti Tujuh Menteri untuk Percepat Pengembalian Kedaulatan

PERISTIWA

Polda Maluku Evakuasi Warga Terdampak Erupsi Gunung Api Ibu di Halmahera

badge-check


					Foto: Divisi Humas Polri/tangkapan layar Perbesar

Foto: Divisi Humas Polri/tangkapan layar

INAnews.co.id, Jakarta– Polri melalui jajaran Brimob Polda Maluku Utara dan Polres Halmahera Barat melaksanakan evakuasi terhadap warga terdampak erupsi Gunung Api Ibu, dengan prioritas utama pada kaum lansia yang memiliki keterbatasan fisik.

Evakuasi dilakukan menggunakan kendaraan truk Polri untuk memastikan keamanan dan kenyamanan warga yang dievakuasi.

“Selain itu, Polri juga memberikan bantuan teknis dan logistik kepada masyarakat yang berada di pengungsian sebagai bentuk dukungan dalam menghadapi situasi darurat,” tulis akun X resmi Divisi Humas Polri, Selasa (28/1/2025).

Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya Polri untuk memberikan perlindungan kepada masyarakat sekaligus menjadi wujud nyata kepedulian Polri dalam membantu warga yang terdampak bencana alam.

Dikutip Antara, erupsi Gunung Ibu di Halmahera Barat, Maluku Utara, masih berlangsung sampai Minggu dini hari ini, sampai memuntahkan abu vulkanik setinggi 500 meter dari puncak kawah aktif.

Petugas pos pemantau gunung api Badan Geologi pada Kementerian ESDM, Axl Roeroe, mengatakan kolom abu yang dimuntahkan Gunung Ibu teramati berwarna putih hingga kelabu, dengan intensitas tebal ke arah barat daya.

Aktivitas erupsi itu terekam pada seismograf Pos Pemantau Gunung Ibu di Desa Gam Ici, Halmahera Barat, pada pukul 01:57 WIT, dan memiliki amplitudo maksimum 28 mm dan berdurasi 60 detik.

Berdasarkan foto kiriman petugas pengawas, letusan gunung berapi itu disertai pijaran api pada bagian puncaknya setinggi 1.325 meter di atas permukaan laut (MDPL).*

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Juga

Butuh Alat Berat Lebih Banyak untuk Bersihkan Lumpur di Aceh Tamiang

23 Januari 2026 - 05:34 WIB

Menjaga Hutan dari Penggundulan untuk Mencegah Banjir Bandang

22 Januari 2026 - 20:27 WIB

Menjaga Selokan, Langkah Sederhana Mencegah Banjir di Permukiman

22 Januari 2026 - 20:17 WIB

Populer SOSIAL