Menu

Mode Gelap
Asia Tenggara Terancam Tertinggal: Krisis Energi Hambat Adopsi AI Jaksa Agung: Tidak Boleh Ada Lagi Kebocoran Kekayaan Negara 373 Ribu Hektare Hutan Diserahkan ke Agrinas Tahap Ketujuh Satgas PKH Kuasai Kembali 5,9 Juta Hektare Hutan Sawit Negara Terima Rp10,27 Triliun dari Denda Hutan Permintaan Presiden: Deregulasi Dipercepat, Izin Jangan Sampai 2 Tahun

POLITIK

Prabowo Terima Kunjungan Kenegaraan PM Australia, Fokus Perkuat Kerja Sama Pertahanan

badge-check


					Foto: dok. BPMI Setpres Perbesar

Foto: dok. BPMI Setpres

INAnews.co.id, Jakarta– Presiden Prabowo Subianto menerima kunjungan kenegaraan Perdana Menteri Persemakmuran Australia, Anthony Albanese, di Jakarta pada Kamis (15/5/2025). Kunjungan ini merupakan kunjungan resmi pertama Albanese setelah terpilih kembali dalam Pemilu Federal Australia 2025.  

Melalui akun media sosialnya, Prabowo menyatakan merasa terhormat atas kunjungan tersebut. Dalam pertemuan ini, kedua pemimpin negara fokus pada penguatan kerja sama di bidang pertahanan, perdagangan global, dan investasi, yang merupakan pilar utama hubungan bilateral antara Indonesia dan Australia.

“Saya merasa terhormat menerima kunjungan kenegaraan Perdana Menteri Persemakmuran Australia, Yang Mulia Anthony Albanese, yang merupakan kunjungan resmi pertamanya setelah terpilih kembali dalam Pemilu Federal Australia 2025,” tulis Prabowo dalam cuitannya.

Dalam keterangan pers bersama, Prabowo dan Albanese menegaskan komitmen untuk merealisasikan Rencana Aksi Kemitraan Strategis Komprehensif periode 2025–2029. Mereka juga membahas pentingnya menyinergikan Asta Cita Presiden dengan Strategi Ekonomi Australia di Asia Tenggara.

“Dalam keterangan pers bersama, kami menegaskan komitmen untuk merealisasikan Rencana Aksi Kemitraan Strategis Komprehensif periode 2025–2029, termasuk menyinergikan Asta Cita Presiden dengan Strategi Ekonomi Australia di Asia Tenggara,” lanjut Prabowo.

Prabowo berharap kerja sama bilateral antara Indonesia dan Australia dapat terus diperkuat untuk memberikan kontribusi yang lebih besar bagi kesejahteraan kawasan dan dunia. “Saya berharap kerja sama bilateral ini terus diperkuat agar dapat memberikan kontribusi yang lebih besar bagi kesejahteraan kawasan dan dunia,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Juga

Satgas PKH Kuasai Kembali 5,9 Juta Hektare Hutan Sawit

15 Mei 2026 - 12:41 WIB

Permintaan Presiden: Deregulasi Dipercepat, Izin Jangan Sampai 2 Tahun

15 Mei 2026 - 10:36 WIB

Prabowo Siapkan Dana untuk Renovasi 10.000 Puskesmas

14 Mei 2026 - 22:45 WIB

Populer POLITIK