Menu

Mode Gelap
Ekspor Indonesia Masih Terjebak di Komoditas Mentah, Daya Saing Terancam Kedaulatan Rakyat Harus Dikembalikan Indonesia Pilih Perdamaian, Ingin Jadi Teman Semua dan Musuh tak Seorang Pun Otoriter ke Oligarki, Bukan ke Rakyat Indonesia Negara Paling Bahagia dan Optimis di Dunia Ganti Tujuh Menteri untuk Percepat Pengembalian Kedaulatan

NASIONAL

PHK di PT Gudang Garam Terkonfirmasi

badge-check


					Foto: dok. Kompas Perbesar

Foto: dok. Kompas

INAnews.co.id, Jakarta– Ketum KSPSI Jumhur Hidayat mengkonfirmasi terjadinya pemutusan hubungan kerja (PHK) di PT Gudang Garam Kediri yang memengaruhi 308 karyawan, dengan tawaran pensiun dini dan tidak diperpanjangnya kontrak kerja.

Salah satu penyebab efisiensi ini adalah maraknya rokok ilegal yang dijual dengan harga sepertiga dari rokok legal karena tidak membayar cukai dan pajak.

“Satu batang rokok sebetulnya kita nyumbang ke negara 78 persen. Jadi untuk buruh dan laba itu cuman sisanya 22 persen,” ungkapnya dalam wawancara dengan Refly Harun, Selasa.

Jumhur menjelaskan bahwa rokok ilegal sangat merugikan industri legal karena bisa dijual dengan harga sepertiga namun tetap menguntungkan produsen gelap. “Harga sepertiga pun masih untung karena tidak bayar cukai, tidak bayar pajak,” jelasnya.

Kondisi ini diperparah dengan kualitas rokok ilegal yang sudah menyerupai produk legal, diduga karena adanya kebocoran resep dari orang dalam industri.

Jumhur mendesak pemerintah untuk memerangi rokok ilegal yang mengancam keberlangsungan industri dan lapangan kerja.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Juga

Kedaulatan Rakyat Harus Dikembalikan

23 Januari 2026 - 22:25 WIB

Indonesia Pilih Perdamaian, Ingin Jadi Teman Semua dan Musuh tak Seorang Pun

23 Januari 2026 - 21:55 WIB

Otoriter ke Oligarki, Bukan ke Rakyat

23 Januari 2026 - 21:20 WIB

Populer POLITIK