Balikpapan, INAnews – Setelah menyapa Jakarta, Surabaya, Yogyakarta, dan Makassar, kini giliran Balikpapan yang jadi tuan rumah rangkaian acara “Nusantara Bicara MotoGP Pertamina Enduro Mandalika”. Uniknya, kegiatan ini bukan sekadar tentang balapan, tapi dikemas lewat lomba mewarnai untuk anak-anak SD.
Berlokasi di SDN 001 Balikpapan Selatan, acara ini sukses menarik antusiasme lebih dari 200 siswa. Mereka diberi tantangan mewarnai gambar dengan sentuhan khas Balikpapan, mulai dari ikon Beruang Madu hingga Monumen Perjuangan Rakyat, yang dipadukan dengan nuansa dunia balap MotoGP. Seru banget, kan?
Balikpapan dipilih bukan tanpa alasan. Kota ini dikenal sebagai pintu gerbang Kalimantan Timur dan punya masyarakat yang dinamis. Menurut Pertamina Enduro, semangat itu sejalan dengan misi mereka: menginspirasi generasi muda agar berani bermimpi dan berkreasi sejak dini.
“Melalui Nusantara Bicara, kami ingin mengajak generasi muda belajar sportivitas, kerja sama, dan semangat berprestasi sejak dini, tapi dengan cara yang fun,” ujar Nugroho Setyo Utomo, Vice President Marketing PT Pertamina Lubricants.
Hadiah Menarik: Nonton MotoGP Mandalika!
Bukan lomba biasa, karena pemenang utama nasional dari seluruh rangkaian acara ini bakal dapat kesempatan langka: menonton langsung MotoGP di Mandalika bareng satu pendamping.
Selain itu, di Balikpapan juga disiapkan hadiah berupa tabungan pendidikan jutaan rupiah untuk Juara 1, 2, dan 3. Jadi, selain seru-seruan, anak-anak juga mendapat manfaat nyata buat masa depan mereka.
Kepala SDN 001 Balikpapan Selatan, Sri Ratnawati, S.Pd, mengaku bangga sekolahnya dipilih jadi tuan rumah. “Kegiatan ini memacu kreativitas dan rasa percaya diri anak-anak. Mereka juga belajar sportivitas dan kerja sama. Terima kasih kepada Pertamina Enduro yang membawa program ini ke sekolah kami,” jelasnya.
Lewat kegiatan ini, Pertamina Enduro bukan hanya menunjukkan dirinya sebagai pelumas motor andalan, tapi juga ikut serta dalam memberikan edukasi ke orang tua, guru, dan komunitas soal pentingnya merawat kendaraan. Jadi, pesan otomotif tetap tersampaikan dengan cara yang lebih dekat dengan masyarakat.






