Menu

Mode Gelap
Indonesia Pilih Perdamaian, Ingin Jadi Teman Semua dan Musuh tak Seorang Pun Otoriter ke Oligarki, Bukan ke Rakyat Indonesia Negara Paling Bahagia dan Optimis di Dunia Ganti Tujuh Menteri untuk Percepat Pengembalian Kedaulatan Indonesia Capai Swasembada Beras Pertama Kali dalam Bertahun-tahun Percaya dengan Niat Prabowo, Frustrasi dengan Caranya

POLITIK

Elit Politik Sakit, Sistem Pilkada Bukan Masalahnya

badge-check


					Foto: Ubedilah Badrun, dok. detik Perbesar

Foto: Ubedilah Badrun, dok. detik

INAnews.co.id, Jakarta– Pengamat politik Ubedilah Badrun menilai elite politik Indonesia saat ini sedang sakit karena mengabaikan prinsip-prinsip penting dalam mengelola negara. Dalam wawancara di kanal YouTube Abraham Samad Speak Up, Selasa (20/1/2026), ia menegaskan bahwa persoalan Pilkada bukan terletak pada sistemnya, melainkan pada karakter elite politik yang tidak melakukan perbaikan fundamental.

“Yang harus dibenahi adalah karakter elite politiknya, bukan sistemnya. Kalau perkaranya biaya politik mahal, apa sih yang membuat mahal? Yang mahal adalah biaya kenakalan politik seperti mahar politik,” ujar Ubedilah.

Ia membedakan tegas antara biaya prosedural pemilu dengan biaya kenakalan politisi. Menurut risetnya, setiap Pilkada di kabupaten menghabiskan dana di atas 50 miliar rupiah dari kandidat, belum termasuk biaya lainnya yang merupakan “uang kenakalan.”

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Juga

Otoriter ke Oligarki, Bukan ke Rakyat

23 Januari 2026 - 21:20 WIB

Ganti Tujuh Menteri untuk Percepat Pengembalian Kedaulatan

23 Januari 2026 - 20:18 WIB

Percaya dengan Niat Prabowo, Frustrasi dengan Caranya

23 Januari 2026 - 19:15 WIB

Populer POLITIK