Menu

Mode Gelap
Catut Nama Presiden Prabowo, CWIG Desak Kasus PT BAT Bank Naik ke Penyidikan Polisi Indonesia Siap Operasionalkan Nilai Ekonomi Karbon Wamen LHK Ungkap Kesenjangan Pendanaan Iklim Keberhasilan Pasar Karbon tak Hanya Tergantung Regulasi, tapi Kolaborasi Pemangku Kepentingan Indonesia Amankan Pasokan Minyak Mentah dari Rusia hingga Akhir Tahun Polri Umumkan Rekrutmen Akpol 2026 Bebas Titipan, Mahfud: Buah Reformasi

NASIONAL

Gaya Diplomasi Prabowo Menarik Perhatian Trump

badge-check


					Foto: dok. CNBC Perbesar

Foto: dok. CNBC

INAnews.co.id, Jakarta- Ketua Bidang Ukhuwah MUI Ustaz Zaitun Rasmin menilai gaya diplomasi Presiden Prabowo Subianto dalam memperjuangkan kemerdekaan Palestina menarik perhatian Presiden AS Donald Trump, sehingga Indonesia diajak bergabung dalam Board of Peace (BOP).

“Pidato Pak Prabowo di PBB tentang kemerdekaan Palestina nampaknya menarik bagi Donald Trump. Dia melihat orang ini memperjuangkan kemerdekaan Palestina,” ujar Ustaz Zaitun dalam wawancara di Abraham Samad Speak Up, Sabtu (7/2/2026).

Menurutnya, pendekatan Prabowo yang menggunakan konsep “two state solution” (solusi dua negara) untuk Palestina dan Israel merupakan pintu masuk yang membuat Trump tertarik mengajak Indonesia, sementara Malaysia tidak diajak.

Ustaz Zaitun menegaskan dia bukan bermaksud memuji Prabowo atau mencari sesuatu, melainkan memberikan penilaian objektif terhadap strategi diplomasi yang digunakan.

“Saya alhamdulillah puluhan tahun konsisten bela Palestina. Jejak digital saya semua ada. Namun saya melihat bahwa gaya diplomasi Pak Prabowo dalam berhadapan dengan Firaun perlu satu bahasa tersendiri,” jelasnya.

Ia berharap Presiden Prabowo mau mendengarkan stakeholder dari masyarakat Islam Indonesia agar terjadi kerja sama yang baik, di mana presiden berjuang secara diplomatis sementara masyarakat tetap berjuang di lapangan untuk membela Palestina.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Juga

Indonesia Siap Operasionalkan Nilai Ekonomi Karbon

17 April 2026 - 23:24 WIB

Keberhasilan Pasar Karbon tak Hanya Tergantung Regulasi, tapi Kolaborasi Pemangku Kepentingan

17 April 2026 - 17:21 WIB

Indonesia Amankan Pasokan Minyak Mentah dari Rusia hingga Akhir Tahun

17 April 2026 - 14:41 WIB

Populer ENERGI