Menu

Mode Gelap
Kritik Kebijakan Publik tak Boleh Dipidana TNI-Polri Urus Sawah, Ingat Dwifungsi ABRI Indonesia dan Imperial College London Berencana Bermitra Meningkatkan Kualitas Pendidikan Kedokteran Haris Azhar: MBG Disakralkan, Padahal Cuma Janji Kampanye Gelaran Dieng Caldera Race Pembuktian Kawasan Dataran Tinggi Dieng Sebagai Destinasi Sport Tourism Pemotongan Transfer Daerah bikin Kepala Daerah Jadi Penonton

POLITIK

Haris Azhar: MBG Disakralkan, Padahal Cuma Janji Kampanye

badge-check


					Foto: dok. RCTI Perbesar

Foto: dok. RCTI

INAnews.co.id, Jakarta– Aktivis HAM Haris Azhar mengkritik keras program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dijadikan kebijakan tak boleh diganggu oleh pemerintahan Presiden Prabowo Subianto. Ia menilai program tersebut hanya janji politik semasa kampanye, bukan amanat konstitusi yang wajib dipertahankan mati-matian.

Pernyataan itu disampaikan Haris dalam wawancara di kanal YouTube Cemas tiga hari lalu. Ia menyoroti dalih sejumlah pejabat yang menyebut MBG tidak boleh dihentikan karena merupakan janji presiden, padahal menurutnya janji politik tidak setara dengan konstitusi.

Haris menilai masyarakat justru harus mencurigai motif di balik program pembukaan lahan pangan yang menyertai kebijakan tersebut. “Pihak mana yang sebenarnya diuntungkan dari proyek-proyek itu, termasuk dugaan keterlibatan jaringan bisnis di sekitar lingkaran kekuasaan?”

Ia juga mengkritik anggaran yang dialihkan dari beasiswa kampus untuk membiayai MBG, yang menurutnya sebagian dipakai membeli kendaraan listrik yang tidak terpakai. Haris menyebut pemerintah rajin melaporkan kenaikan investasi, namun bersembunyi dari laporan kenaikan harga LPG dan elpiji yang membebani rakyat kecil.

Lebih jauh, Haris meragukan klaim bahwa Prabowo menjalankan paham sosialisme. Menurutnya, sosialisme sejati lahir dari kajian panjang, bukan sekadar pidato yang menyebut kritik terhadap pemerintah sebagai sikap tidak membela rakyat. Ia menegaskan kebijakan negara harus terbuka untuk dikoreksi, bukan disakralkan demi menjaga citra satu sosok.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Juga

Ray Rangkuti: Demo Mahasiswa Buntut Krisis Kepercayaan

22 Juni 2026 - 12:55 WIB

Ricuh Diskusi di UGM, Akibat Demokrasi tak Dikawal Hukum

19 Juni 2026 - 23:59 WIB

Tuntutan Demo Mahasiswa 3 Hari Berturut-turut Rasional

19 Juni 2026 - 22:56 WIB

Populer PENDIDIKAN