News Feed
light_mode
Trending Tags

Publik Geram ke Pemerintah Tiap Kali Bencana Melanda

  • account_circle Robi
  • calendar_month 6 jam yang lalu
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

INAnews.co.id, Jakarta- Analisis sentimen media sosial terhadap penanganan bencana oleh pemerintah menunjukkan pola yang berulang: publik konsisten menuntut percepatan bantuan dan penetapan status bencana nasional, sementara respons pemerintah kerap dinilai lambat dan komunikasi pejabat publik dianggap tidak empatik.

Temuan itu disampaikan data scientist Continuum INDEF, Wahyu Tri Utomo, dalam diskusi publik “Siaga Bencana ala Kadarnya”, Selasa (15/9/2026). Wahyu memaparkan hasil pemantauan media sosial terkait sejumlah bencana besar sepanjang 2025–2026, mulai dari banjir bandang di Sumatera, gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT), hingga kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalimantan.

“Dari bencana ke bencana, responsnya selalu sama. Tuntutan publik itu selalu sama, terkait percepatan bantuan dan penetapan sebagai bencana nasional,” kata Wahyu.

Wahyu menyoroti sejumlah momen yang menurutnya memperburuk persepsi publik, salah satunya pernyataan pejabat Kementerian Kehutanan soal asap karhutla yang sempat viral di media sosial. Selain itu, publik juga mempertanyakan keterlambatan kunjungan kepala negara ke lokasi bencana NTT.

“Pernyataan asap tidak punya KTP jadi pukulan telak bagi citra Kementerian Kehutanan,” ujar Wahyu. Ia menambahkan, “Di tengah kondisi bencana, blunder komunikasi dari pemerintah justru datang dan mengobarkan api amarah.”

Kendati demikian, Wahyu mencatat adanya sentimen positif terhadap kinerja petugas di lapangan, seperti personel BNPB, TNI, Polri, dan Basarnas. Menurutnya, publik cenderung membedakan antara kinerja teknis di lapangan dengan komunikasi dan kebijakan pejabat di level atas.

Ia juga menyoroti bagaimana narasi di media sosial berpotensi memicu polarisasi antarwilayah, seperti muncul tudingan diskriminasi penanganan antara Jawa dan Sumatera saat bencana banjir bandang terjadi. “Ini sebetulnya riskan dalam konteks seperti ini, adanya potensi narasi-narasi negatif yang kemudian mengarah kepada perpecahan,” katanya.

Wahyu mengaitkan pola kekecewaan publik itu dengan tekanan fiskal ganda: pemangkasan anggaran BNPB di tingkat pusat serta terbatasnya kapasitas fiskal pemerintah daerah. “Dari anggaran yang tadinya sekitar 900 triliun menjadi sekitar 600 triliun akibat pemotongan, daerah juga akan sangat kesusahan untuk meng-cover kebutuhan penanganan bencana,” ujarnya.

Ia menegaskan, akar persoalan karhutla dan bencana hidrometeorologi lain tidak semata faktor alam, melainkan tata kelola lahan yang lemah, termasuk deforestasi untuk membuka lahan perkebunan dan industri. “Kita enggak bisa hanya sekadar menyalahkan asap enggak punya KTP. Tapi memang dari tata kelola pun juga harus segera dibenahi,” kata Wahyu.

Sebagai penutup, Wahyu mengingatkan bahwa sorotan publik yang kerap mengarah ke figur personal pejabat sebenarnya mencerminkan persoalan yang lebih struktural. “Ini adalah masalah terkait dengan tata kelola, terkait kelembagaan, dan juga terkait dengan anggaran itu sendiri,” pungkasnya.

  • Penulis: Robi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Berita Rekomendasi

  • Royal Enfield Interceptor 650 Menangkan MCN “Best Retro Bike of the Year 2020” Dua Kali Berturut-turut

    Royal Enfield Interceptor 650 Menangkan MCN “Best Retro Bike of the Year 2020” Dua Kali Berturut-turut

    • calendar_month Rabu, 4 Nov 2020
    • account_circle S Edy
    • 0Komentar

    INAnews.co.id, Jakarta-Royal Enfield dengan bangga mengumumkan bahwa motor Interceptor 650 telah dinobatkan sebagai “Retro Bike of the Year 2020”, sebuah penghargaan prestisius dari MCN (Motorcycle News), dalam kurun waktu dua tahun berturut-turut. Mengenai “Retro Bike of the Year”, MCN mengatakan, ‘Interceptor menangkap nuansa dan daya tarik sepeda motor tradisional’ dan bahwa ‘tidak ada sepeda motor […]

  • Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Secara Resmi Membuka Gelaran IIMS 2026

    Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Secara Resmi Membuka Gelaran IIMS 2026

    • calendar_month Kamis, 5 Feb 2026
    • account_circle S Edy
    • 0Komentar

    INAnews.co.id,  Jakarta  – Gelaran event otomotif Indonesia International Motor Show (IIMS) 2026 resmi dibuka setelah dibuka langsung oleh Menteri Perindustrian Agus Gumiwang pada hari ini (5/2) di JIExpo, Kemayoran, Jakarta. Dibukanya tirai dari panggung besar IIMS 2026 menjadi awal dari semangat baru untuk membawa industri otomotif bisa tumbuh kembali di tahun ini. Peresmian IIMS 2026, […]

  • Penjelasan Kapuspen TNI soal Penugasan Personel di Kejaksaan

    Penjelasan Kapuspen TNI soal Penugasan Personel di Kejaksaan

    • calendar_month Senin, 12 Mei 2025
    • account_circle Robi
    • 0Komentar

    INAnews.co.id, Jakarta– Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) TNI, Mayor Jenderal TNI Kristomei Sianturi mengatakan bahwa Surat telegram tersebut merupakan bagian dari kerja sama pengamanan yang bersifat rutin dan preventif, sebagaimana yang juga telah berjalan sebelumnya. “Perbantuan TNI kepada Kejaksaan tersebut merupakan bagian dari kerja sama resmi antara Tentara Nasional Indonesia dan Kejaksaan RI yang tertuang dalam […]

  • Keterangan dan Kronologi Imigrasi Surabaya Tangkap WN Bangladesh DPO Penyelundupan Manusia ke Australia

    Keterangan dan Kronologi Imigrasi Surabaya Tangkap WN Bangladesh DPO Penyelundupan Manusia ke Australia

    • calendar_month Minggu, 19 Mei 2024
    • account_circle Helmi Romdhoni
    • 0Komentar

    INAnews.co.id, Surabaya – Kantor Imigrasi Kelas I TPI Surabaya berhasil mengamankan seorang warga negara Bangladesh yang masuk daftar pencarian orang (DPO) Polda Nusa Tenggara Timur dan Australia Federal Police (AFP), Rabu 8 Mei 2024.

  • Absurditas Reformasi Polri

    Absurditas Reformasi Polri

    • calendar_month Kamis, 11 Des 2025
    • account_circle Robi
    • 0Komentar

    INAnews.co.id, Jakarta– Pembentukan Tim 52 internal Polri dan Tim Percepatan Reformasi pimpinan Jimly Asshiddiqie ternyata belum mampu menghentikan kekerasan dan kriminalisasi oleh kepolisian. KontraS menilai reformasi Polri masih absurd dan reaksioner. Meski tekanan publik pasca Agustus Kelam memaksa pemerintah membentuk dua tim reformasi, Dimas Bagus Arya (KontraS) menyebut belum ada langkah konkret yang dihasilkan. “Kami […]

  • Kapal Selam KRI Nanggala 402 Hilang kontak di Utara Bali

    Kapal Selam KRI Nanggala 402 Hilang kontak di Utara Bali

    • calendar_month Rabu, 21 Apr 2021
    • account_circle Alan Mustajab
    • 0Komentar

    INAnews.co.id, – KRI Nanggala-402 hilang di perairan sekitar 60 mil dari utara Bali, pagi tadi. Kapal-kapal perang TNI AL telah dikerahkan ke lokasi. Indonesia juga telah meminta bantuan Singapura dan Australia. Satu dari lima kapal selam yang dimiliki Indonesia, KRI Nanggala–402 hilang, Rabu (21/4/2021) pagi. Kapal selam buatan Jerman tahun 1979 tersebut, dikhawatirkan, tenggelam. Panglima […]

expand_less