News Feed
light_mode
Trending Tags

Ahli INDEF: Cegah Bencana Lebih Hemat daripada Tanggap Darurat

  • account_circle Robi
  • calendar_month 4 jam yang lalu
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

INAnews.co.id, Jakarta- Pencegahan bencana selama ini kerap dipandang sebagai beban anggaran, padahal seharusnya diperlakukan sebagai investasi pembangunan yang jauh lebih murah dibandingkan biaya pemulihan pascabencana. Setiap 1 dolar AS yang dibelanjakan untuk pengurangan risiko bencana diperkirakan mampu menghemat hingga 15 dolar AS kerugian akibat bencana.

Hal itu disampaikan peneliti Associate INDEF, Ari Rakatama, dalam diskusi publik “Siaga Bencana ala Kadarnya”, Selasa (15/9/2026). Ari mengajak peserta diskusi melihat bencana bukan semata urusan tanggap darurat, melainkan persoalan ekonomi dan kualitas pembangunan.

“Selama ini pencegahan bencana dinilai sebagai cost. Padahal itu bagian dari investasi pembangunan juga,” kata Ari.

Mengutip data Bank Dunia, Ari menyebut kerugian akibat kebakaran hutan dan lahan pada 2015 mencapai sedikitnya Rp221 triliun, atau sekitar 1,9 persen dari PDB Indonesia saat itu, mencakup kerusakan produksi dan aset, gangguan kesehatan dan produktivitas, hingga terganggunya logistik dan layanan publik.

“Yang perlu kita hitung itu bukan hanya biaya menangani api, tetapi juga aktivitas ekonomi yang terganggu,” ujarnya.

Ari menjelaskan, risiko bencana perlu dipahami melalui empat unsur menurut kerangka Badan PBB untuk Pengurangan Risiko Bencana (UNDRR), yakni bahaya, paparan, kerentanan, dan kapasitas. “Kita tidak cukup bertanya bencananya sebesar apa, tapi kita juga perlu bertanya siapa yang terpapar, seberapa siap mereka, kemudian lokasi serta kualitas pembangunan ikut menentukan besarnya dampak,” katanya.

Ia turut menyoroti pentingnya sistem peringatan dini yang tuntas hingga tahap tindakan, bukan sekadar penyebaran pesan. Mengutip data Organisasi Meteorologi Dunia (WMO) dan UNDRR, Ari menyebut angka kematian akibat bencana enam kali lebih rendah di negara-negara dengan sistem peringatan dini yang mumpuni.

“Keberhasilan peringatan itu tidak cukup dari pesan yang terkirim, tapi harus jelas siapa bertindak dengan logistik dan dana apa,” tegasnya.

Khusus untuk karhutla di lahan gambut, Ari mendorong empat pertanyaan audit tata kelola: siapa penguasa lahan dan penanggung jawab pencegahan kebakaran, bagaimana tata air gambut dikelola, apakah tersedia alternatif usaha tanpa membakar lahan, serta apakah laporan pelanggaran ditindaklanjuti hingga penyebab kebakaran terlacak.

“Cuaca sebenarnya hanya memperbesar bahaya, tetapi keputusan tata guna lahan itu yang akan menentukan risikonya,” ujar Ari, sembari mencontohkan simulasi bahwa restorasi 2,49 juta hektare lahan gambut sebelum kebakaran 2015 berpotensi menekan luas lahan terbakar hingga 6 persen dan emisi karbon dioksida hingga 18 persen.

Ari menutup paparannya dengan menegaskan tiga syarat kesiapsiagaan bencana yang ideal: risiko yang terpetakan, tanggung jawab yang jelas, serta dana dan tim yang siap sedia sebelum bencana terjadi. “Ukuran siaga itu bukan ramainya atau baiknya respons, tetapi berkurangnya korban dan kerugian yang dapat dicegah,” katanya.

  • Penulis: Robi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Berita Rekomendasi

  • Menag Gus Yaqut Gelar Haul Ke-17 Ayahanda KH Muhammad Cholil Bisri

    Menag Gus Yaqut Gelar Haul Ke-17 Ayahanda KH Muhammad Cholil Bisri

    • calendar_month Minggu, 21 Feb 2021
    • account_circle Alan Mustajab
    • 0Komentar

    INAnews.co.id, Jakarta – Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas bersama keluarga besar Pondok Pesantren Raudhatut Thalibin, Leteh, Rembang, Jawa Tengah memperingati Haul ke-17 ayahanda, almagfurullah KH Muhammad Cholil Bisri, Sabtu (20/2/2021) malam. Peringatan wafatnya kiai kharismatik yang akrab dipanggil Mbah Cholil Bisri tersebut digelar sederhana dan terbatas di kediaman rumah dinas Menteri Agama, Kompleks Widya […]

  • Operasi Pekat Gatarin 2020, Tim Opsnal Polres Lotim Berhasil Ringkus Bandar Togel

    Operasi Pekat Gatarin 2020, Tim Opsnal Polres Lotim Berhasil Ringkus Bandar Togel

    • calendar_month Senin, 23 Mar 2020
    • account_circle Idrus Jalmonadi
    • 0Komentar

    INAnews.co.id, Lombok Timur – Jajaran Polres Lombok Timur menggelar Operasi Pekat Gatarin 2020 pada Senin (23/3/2020) Dalam operasi Pekat Gatarin 2020 Tim Opsnal Polres Lombok Timur berhasil menangkap 3 orang pemain judi Togel. Masing masing yang diamankan SA (60), BP (58),d an RS (48) semuanya warga Selong kabupaten Lombok Timur. Kasat Reskrim Polres Lotim AKP […]

  • Diduga Ada Mafia Tanah Di Kelurahan Kebon Kelapa Jakarta , Warga Minta Perlindungan Hukum

    Diduga Ada Mafia Tanah Di Kelurahan Kebon Kelapa Jakarta , Warga Minta Perlindungan Hukum

    • calendar_month Jumat, 20 Des 2019
    • account_circle Helmi Romdhoni
    • 1Komentar

    INAnews.co.id , Jakarta – Pemerintah harus mempercepat upaya penataan lahan demi menekan angka konflik tanah.

  • Islamic Book Fair di JCC Kembali Digelar, Puluham Pesantren Terlibat

    Islamic Book Fair di JCC Kembali Digelar, Puluham Pesantren Terlibat

    • calendar_month Kamis, 1 Agt 2024
    • account_circle Robi
    • 0Komentar

    INAnews.co.id, Jakarta– Islamic Book Fair (IBF) hadir kembali di tanah air. Pameran buku Islam terbesar di tanah air ini akan berlangsung 14-18 Agustus di Jakarta Convention Center (JCC). Acara ini selain berisi pameran buku, juga akan diisi dengan perlombaan nasyid/marawis, penghargaan buku terbaik, penghargaan tokoh buku dan lain-lain. IBF kali ini bertema: “Membangun Optimisme Umat […]

  • Optimalisasi Seleksi ASN PPPK Guru Tahun 2024

    Optimalisasi Seleksi ASN PPPK Guru Tahun 2024

    • calendar_month Jumat, 27 Sep 2024
    • account_circle Robi
    • 0Komentar

    INAnews.co.id, Jakarta– Sebagai tindak lanjut dari KepmenPAN-RB Nomor 348 Tahun 2024 tentang Mekanisme Seleksi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja untuk Jabatan Fungsional Guru di Instansi Daerah Tahun Anggaran 2024, Direktorat Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan (Ditjen GTK) telah menyelenggarakan Rapat Koordinasi Sosialisasi Mekanisme Pelaksanaan Seleksi Guru ASN PPPK Tahun 2024 secara berkelanjutan di dua region, […]

  • Memperkuat Ketahanan Ekonomi Melalui Kewajiban Penyimpanan DHE SDA

    Memperkuat Ketahanan Ekonomi Melalui Kewajiban Penyimpanan DHE SDA

    • calendar_month Selasa, 18 Feb 2025
    • account_circle Robi
    • 0Komentar

    INAnews.co.id, Jakarta– Selepas mendampingi Presiden Prabowo Subianto di Istana Merdeka, Menko Perekonomian Airlangga Hartarto bersama Menteri Keuangan dan Gubernur Bank Indonesia Pery Warjiyo memberikan keterangan pers lanjutan di Kantor Kemenko Perekonomian. “Kami menyampaikan kebijakan pemerintah dalam memperkuat ketahanan ekonomi nasional melalui kewajiban penyimpanan Devisa Hasil Ekspor Sumber Daya Alam (DHE SDA) di dalam negeri. Kebijakan […]

expand_less