INAnews.co.id, Jakarta – Menara Masjid Raya Sumatera Barat yang tingginya mencapai 85 meter akan dibuka untuk umum pada Juli 2019, setelah proses serah terima (PHO) dari pelaksana proyek.
Menurutnya, pengelolaan menara itu akan diserahkan sepenuhnya kepada pengurus Masjid Raya Sumbar sebagai salah satu sumber pendapatan untuk membiayai operasional yang tidak sedikit.
Secara umum, menurut dia pembangunan seluruh bagian Masjid Raya Sumbar termasuk menara dan lanskap taman telah selesai dikerjakan dengan hasil yang cukup baik. Namun kelaikan dan kesesuaian pekerjaan dengan kontrak juga akan diperiksa kembali oleh tim sebelum serah terima PHO pada Juni 2019.
Namun, kemungkinan masyarakat atau wisatawan yang ingin naik ke puncak menara harus membayar tiket dengan harga yang akan ditetapkan kemudian.
Bagian menara dan lanskap taman adalah pekerjaan tahap akhir yang telah selesai dikerjakan kontraktor dan siap untuk digunakan. Menara setinggi 85 meter yang terdiri atas dua balkon yang bisa dimanfaatkan untuk menikmati pemandangan Kota Padang serta laut Padang yang memukau.
Dan, Masjid Raya Sumbar merupakan salah satu ikon pariwisata baru di Sumbar karena memiliki desain masjid dan lanskap yang “tidak biasa”. Keunikan dan kemegahan masjid telah menarik banyak wisatawan untuk singgah menunaikan sholat serta berfoto di lokasi itu. Bahkan tidak jarang ditemukan pasangan yang melakukan foto “prawedding”.






