Menu

Mode Gelap
Apresiasi kepada Buruh: Tulang Punggung Pembangunan Nasional Syahganda Nainggolan : Masuknya Jumhur Hidayat Dalam Kabinet Sebagai Langkah Tepat Prabowo ASN Boleh Kritik Presiden, Ini Penjelasan Hukumnya Prabowo di Hadapan Buruh Bicara Ojol Setahun Mengabdi, Heritage Medical Bekasi Prioritaskan Kesembuhan Pasien Raker Bacadnas dan Forum Kader Bela Negara Bahas Evaluasi Triwulan I Tahun 2026

UPDATE NEWS

Garuda Indonesia Pastikan Pelayanan Penumpang Sesuai Protokol Kesehatan

badge-check


					Garuda Indonesia Pastikan Pelayanan Penumpang Sesuai Protokol Kesehatan Perbesar

INAnews.co.id, JakartaDirektur Utama (Dirut) Garuda Indonesia Irfan Setiaputra melakukan pengecekan langsung penanganan dan pelayanan penumpang di Terminal 3 Bandara Internasional Soekarno-Hatta (Soetta), Tangerang, Minggu (24/05/20).

Pengecekan pelayanan ini bertujuan agar penanganan penumpang mulai dari check-in hingga boarding atau masuk ke dalam pesawat tetap sesuai dengan protokol kesehatan yang telah ditetapkan pemerintah di tengah pandemi COVID-19.

“Pemerintah sudah memberitahukan terkait rapid test, pcr, dan distancing. Bagi penumpang yang mau terbang harus menyertakan surat surat lengkap sesuai aturan yang ditetapkan,” kata Irfan.

Tak hanya kelengkapan dokumen saja, Irfan juga memastikan pelayanan penumpang saat melakukan boarding tetap memperhatikan physical distancing.

“Di dalam pesawat pun sudah kami terapkan distancing, makanan pun kita jaga kesehatannya, awak kabin pun dicoba untuk tidak terlalu berinteraksi dengan penumpang,” ujar Irfan.

Selain memastikan pelayanan penumpang sesuai dengan Protokol Kesehatan, Irfan juga mengecek kesiapan kru penerbangan.

“Jadi seluruh faktor yang mempengaruhi interaksi kita jaga. Kita jaga seperti itu” jelas Irfan.

Irfan mengatakan, setiap penerbangan Garuda Indonesia hanya mengangkut maksimal 50 persen penumpang dari seat yang tersedia.

Pada hari raya Idul Fitri 1441 H kemarin, maskapai Garuda Indonesia melayani 33 penerbangan. Di Bandara Soetta sendiri terdapat 14 penerbangan dengan okupansi atau tingkat keterisian penumpang pesawat berada dibawah 50 persen dari seat yang ada.

“Okupansi di tiap pesawat kita komitmen untuk menjamin keselamatan penumpang, distancing kita jaga, mayoritas di bawah 50 persen. Kita memastikan penumpang terbang saat ini yang harus pergi bukan yang mau pergi,” tutur Irfan.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Juga

Syahganda Nainggolan : Masuknya Jumhur Hidayat Dalam Kabinet Sebagai Langkah Tepat Prabowo

1 Mei 2026 - 22:40 WIB

Prabowo di Hadapan Buruh Bicara Ojol

1 Mei 2026 - 20:26 WIB

Gelar Deklarasi Papua Damai, Pemuda KMPN Tegaskan Dukung Pembangunan dan NKRI

1 Mei 2026 - 18:35 WIB

Populer NASIONAL