Menu

Mode Gelap
Ekspor Indonesia Masih Terjebak di Komoditas Mentah, Daya Saing Terancam Kedaulatan Rakyat Harus Dikembalikan Indonesia Pilih Perdamaian, Ingin Jadi Teman Semua dan Musuh tak Seorang Pun Otoriter ke Oligarki, Bukan ke Rakyat Indonesia Negara Paling Bahagia dan Optimis di Dunia Ganti Tujuh Menteri untuk Percepat Pengembalian Kedaulatan

GLOBAL

Justin Trudeau Mundur Sebagai PM Kanada

badge-check


					Foto: dok. The Economics Perbesar

Foto: dok. The Economics

INAnews.co.id, Jakarta– Perdana Menteri Kanada Justin Trudeau mengumumkan pengunduran dirinya sebagai pemimpin Partai Liberal pada Senin (6/1).

“Saya bermaksud mengundurkan diri sebagai pemimpin partai, sekaligus sebagai perdana menteri, setelah partai memilih pemimpin baru melalui proses kompetitif yang menyeluruh di seluruh negeri,” ujar Trudeau dalam konferensi pers di Rideau Cottage, Ottawa.

Trudeau menegaskan bahwa ia memiliki kepedulian mendalam terhadap Kanada dan rakyatnya. “Saya akan selalu termotivasi oleh apa yang terbaik untuk warga Kanada,” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa meskipun telah melakukan upaya terbaik untuk menyelesaikan masalah, Parlemen telah lumpuh selama beberapa bulan terakhir setelah menjalani sidang terlama dalam sejarah pemerintahan minoritas di Kanada.

Sebelum mengumumkan pengunduran diri, Trudeau mengatakan bahwa dirinya telah bertemu dengan Gubernur Jenderal Kanada Mary Simon dan meminta untuk menangguhkan (prorogasi) sidang parlemen hingga 24 Maret mendatang.

Prorogasi ini akan menghentikan seluruh aktivitas parlemen sementara waktu, memberikan kesempatan bagi Partai Liberal untuk menemukan pemimpin baru.

Pengunduran diri Trudeau terjadi di tengah meningkatnya ketidakpuasan internal di partainya serta rendahnya tingkat popularitas di mata publik, yang menimbulkan keraguan atas kemampuannya untuk memenangkan pemilu berikutnya melawan oposisi Konservatif yang semakin kuat.

Proses pemilihan pengganti Trudeau telah menjadi sorotan, dengan sejumlah kandidat potensial seperti Menteri Luar Negeri Mélanie Joly, Menteri Inovasi François-Philippe Champagne, serta mantan bankir sentral Mark Carney. Menteri Keuangan Dominic LeBlanc juga disebut-sebut sebagai kandidat sementara.

Trudeau terpilih sebagai pemimpin Partai Liberal pada April 2013 dan menjadi Perdana Menteri Kanada setelah kemenangan besar dalam pemilu Oktober 2015.

Di bawah kepemimpinannya, Partai Liberal memenangkan pemilu pada Oktober 2019 dan September 2021.

Trudeau tidak hanya dikenal sebagai perdana menteri Ke-23 Kanada, tetapi juga sebagai putra dari Pierre Trudeau, perdana menteri Ke-15 Kanada.

Pemilu berikutnya di Kanada direncanakan akan digelar pada Oktober 2025.

*Sumber: Antara

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Juga

Indonesia Pilih Perdamaian, Ingin Jadi Teman Semua dan Musuh tak Seorang Pun

23 Januari 2026 - 21:55 WIB

Indonesia Negara Paling Bahagia dan Optimis di Dunia

23 Januari 2026 - 20:53 WIB

Indonesia Capai Swasembada Beras Pertama Kali dalam Bertahun-tahun

23 Januari 2026 - 19:50 WIB

Populer GLOBAL