Menu

Mode Gelap
Ekspor Indonesia Masih Terjebak di Komoditas Mentah, Daya Saing Terancam Kedaulatan Rakyat Harus Dikembalikan Indonesia Pilih Perdamaian, Ingin Jadi Teman Semua dan Musuh tak Seorang Pun Otoriter ke Oligarki, Bukan ke Rakyat Indonesia Negara Paling Bahagia dan Optimis di Dunia Ganti Tujuh Menteri untuk Percepat Pengembalian Kedaulatan

NASIONAL

Pengamat Kritik Polres Berau, Jangan Bicara Kepentingan Berantas Tambang Ilegal

badge-check


					Lokasi tambang batu bara Site Binungan  PT. Berau Coal yang dekat dengan Sungai Perbesar

Lokasi tambang batu bara Site Binungan PT. Berau Coal yang dekat dengan Sungai

INAnews.co.id , Berau – Dalam peringatan Hari Bhayangkara ke-79, kritik tajam diarahkan kepada jajaran kepolisian di Kalimantan Timur, khususnya Polda Kaltim dan Polres Berau.

Central Budget for Analysis (CBA) dan Lembaga Padepokan Hukum mendesak aparat kembali kepada jati diri sebagai pengayom dan pelindung masyarakat, bukan alat kekuasaan.

Direktur CBA Uchok Sky Khadafi mengkritik jika masih adanya ketidakjelasan dan transparansi oleh Polri khususnya Polres Berau dalam memberantas tambang batu bara ilegal.

“Polisi harus transparan dalam mengusut tambang batubara ilegal di Berau dan tegas , khususnya Polres Berau harus tidak pandang bulu dan jangan bicara kepentingan sendiri,” ujar Uchok

Senada , disampaikan oleh Siswansyah sudah saatnya polisi menjalankan tugas sesuai aturan.

“Jangan sampai hukum menjadi tumpul ke atas dan tajam ke bawah. Polisi harus hadir sebagai teladan dan sahabat rakyat, bukan sebaliknya,” tegas Siswansyah dari Padepokan Hukum, pada Kamis 3 Juli 2025.

Siswansyah juga menyinggung realita yang terjadi di lapangan, di mana penegakan hukum di Kalimantan Timur dinilai tidak berjalan sebagaimana mestinya.

“Banyak laporan yang masuk ke kami. Aparat diduga bermain mata dengan pengusaha dan penguasa, sementara rakyat justru jadi korban. Ini jelas tidak adil dan merusak kepercayaan publik,” ungkapnya.

Lebih lanjut, Ia meminta perhatian langsung dari Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo untuk mengevaluasi kinerja Polda Kaltim dan Polres Berau.

Menurutnya, semangat perubahan yang digaungkan dalam HUT Bhayangkara ke-79 harus benar-benar diwujudkan, bukan sekadar slogan.

“Tagline perayaan Bhayangkara tahun ini luar biasa. Tapi kalau praktik di daerah seperti di Berau justru bertolak belakang, maka maknanya akan hilang. Kami minta Kapolri turun tangan,” tambah Siswansyah.

Perayaan Bhayangkara ke-79 menjadi momentum refleksi bagi institusi Polri untuk memperkuat komitmen sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat.

Publik berharap, semangat itu bukan hanya di atas panggung seremonial, tetapi benar-benar terasa di tengah kehidupan rakyat.

 

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Juga

Indonesia Pilih Perdamaian, Ingin Jadi Teman Semua dan Musuh tak Seorang Pun

23 Januari 2026 - 21:55 WIB

Indonesia Negara Paling Bahagia dan Optimis di Dunia

23 Januari 2026 - 20:53 WIB

Indonesia Capai Swasembada Beras Pertama Kali dalam Bertahun-tahun

23 Januari 2026 - 19:50 WIB

Populer GLOBAL