Menu

Mode Gelap
Ekspor Indonesia Masih Terjebak di Komoditas Mentah, Daya Saing Terancam Kedaulatan Rakyat Harus Dikembalikan Indonesia Pilih Perdamaian, Ingin Jadi Teman Semua dan Musuh tak Seorang Pun Otoriter ke Oligarki, Bukan ke Rakyat Indonesia Negara Paling Bahagia dan Optimis di Dunia Ganti Tujuh Menteri untuk Percepat Pengembalian Kedaulatan

KEUANGAN

Rupiah Rabu Melemah Dipengaruhi Data Pertumbuhan Sektor Jasa AS

badge-check


					Foto: dok. istimewa Perbesar

Foto: dok. istimewa

INAnews.co.id, Jakarta– Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada perdagangan Rabu, 6 Agustus 2025, tercatat melemah tipis sebesar 1 poin atau 0,01% menjadi Rp16.391 per dolar AS dari posisi sebelumnya Rp16.390 per dolar AS. Pelemahan ini dipengaruhi oleh data pertumbuhan sektor jasa AS pada Juli 2025 yang menunjukkan ekspansi, sehingga menguatkan dolar AS di pasar global.

Presiden Direktur PT Doo Financial Futures, Ariston Tjendra, menjelaskan bahwa data Institute of Supply Management (ISM) dan S&P Global terkait sektor jasa atau non-manufaktur AS yang dirilis menunjukkan pertumbuhan, yaitu ISM non-manufaktur prices sebesar 69,9, ISM non-manufaktur Purchasing Managers Index (PMI) 50,1, S&P Global Services PMI 55,7, dan S&P Global Composite PMI 55,1.

Pencapaian ini menandakan resiliensi ekonomi AS terhadap kebijakan tarif baru yang diumumkan oleh pemerintah AS, termasuk rencana pengenaan tarif tinggi untuk sektor farmasi dan semikonduktor.

Menurut Ariston, sentimen ini berpotensi mendorong penguatan dolar AS sehingga melemahkan rupiah hingga mendekati kisaran Rp16.500. Namun, rupiah juga berpotensi mendapat support di level sekitar Rp16.350 hari ini.

Sentimen pasar yang juga berpengaruh adalah rencana tarif baru dari AS yang bisa mendorong pelaku pasar masuk ke aset aman seperti dolar AS.

Sejauh ini, perdagangan rupiah masih menunjukkan fluktuasi tipis, dengan prediksi bergerak dalam rentang Rp16.350 hingga Rp16.400 per dolar AS pada hari ini. Demikian dikutip berbagai sumber.*

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Juga

Indonesia Pilih Perdamaian, Ingin Jadi Teman Semua dan Musuh tak Seorang Pun

23 Januari 2026 - 21:55 WIB

Indonesia Negara Paling Bahagia dan Optimis di Dunia

23 Januari 2026 - 20:53 WIB

Indonesia Capai Swasembada Beras Pertama Kali dalam Bertahun-tahun

23 Januari 2026 - 19:50 WIB

Populer GLOBAL