INAnews.co.id, Jakarta– Di balik analisis teknisnya, Novel Baswedan menyisipkan pesan yang lebih dalam: serangan terhadap Andrie Yunus bukan sekadar kejahatan kriminal biasa, melainkan serangan terhadap semangat perlawanan atas ketidakadilan.
“Saya yakin ini bukan masalah pribadi Andre Yunus. Ini terkait sikapnya yang berani membela kebenaran, berani mengungkapkan persoalan, berani memberikan kritik demi kepentingan masyarakat dan negara,” kata Novel dalam podcast-nya, Selasa (17/3/2026).
Novel mengingatkan bahwa dalam berbagai konvensi dan forum internasional, orang-orang seperti Andrie disebut sebagai human rights defender, pembela hak asasi manusia, yang wajib mendapat perlindungan negara.
“Kalau kasus ini tidak terungkap tuntas, saya khawatir anak-anak muda tidak mau lagi mengambil peran seperti ini. Dan itu sangat merugikan kepentingan negara,” pungkasnya.
Novel menegaskan, mengawal kasus Andrie adalah bentuk nyata kepedulian publik terhadap masa depan demokrasi dan penegakan hak asasi manusia di Indonesia.






