INAnews.co.id, Jakarta– Eks Duta Besar Republik Indonesia untuk Republik Rakyat Tiongkok, Djauhari Oratmangun, mengungkapkan total nilai perdagangan Indonesia-China tahun lalu mencapai 168,7 miliar dolar AS atau sekitar Rp3.900 triliun. Posisi Indonesia kini berada di peringkat ketiga mitra dagang terbesar China di ASEAN, setelah Vietnam dan Malaysia.
“Waktu saya masuk, perdagangan kita dengan China itu sekitar 70 miliar. Sekarang sudah 168,7 miliar US dolar,” ujar Djauhari dalam wawancara di kanal YouTube @newlitics yang tayang Selasa (17/3/2026).
Djauhari menambahkan, Indonesia mengalami defisit tipis dalam neraca perdagangan tahun lalu, meski sempat surplus pada tahun-tahun sebelumnya. Ia menargetkan Indonesia bisa naik ke posisi pertama atau kedua dalam lima tahun ke depan, dengan terus mendorong ekspor produk unggulan seperti durian, kelapa, kopi, batu bara, dan produk makanan-minuman.






