Menu

Mode Gelap
Tiga Misalignment Hambat Transisi Energi-Industri Indonesia REZ Jadi Kunci Kebutuhan Mesin Pertumbuhan Baru Indonesia Presiden Prabowo Tinjau TPST BLE Banyumas, Dorong Pengelolaan Sampah Terpadu CBAM Eropa Jadi Alarm: Energi Bersih Kini Syarat Akses Pasar Ekspor Hak Korban dan Keluarga Tabrakan Kereta Harus Dijamin Negara Danantara: Lima Syarat Agar REZ Layak Investasi

ENERGI

CBAM Eropa Jadi Alarm: Energi Bersih Kini Syarat Akses Pasar Ekspor

badge-check


					Foto: Farah Heliantina/tangkapan layar Perbesar

Foto: Farah Heliantina/tangkapan layar

INAnews.co.id, Jakarta– Tekanan eksternal kian mempertegas urgensi transisi energi bagi industri Indonesia. Asisten Deputi Percepatan Transisi Energi Kemenko Perekonomian Farah Heliantina mengingatkan bahwa kebijakan Carbon Border Adjustment Mechanism (CBAM) Uni Eropa menegaskan bahwa akses pasar dan daya saing ekspor kini semakin terkait langsung dengan agenda dekarbonisasi.

“Listrik bersih bukan lagi pilihan komplementer, melainkan menjadi persyaratan akses pasar,” tegas Fara, Selasa. Sementara investasi global pada energi bersih pada 2025 mencapai USD 2,15 triliun, hampir dua kali lipat investasi pada bahan bakar fosil.

Jananta Egi Giwangkara dari Climate Work Center menambahkan, sinyal permintaan pasar global seperti CBAM harus segera dikaitkan ke dalam strategi industri nasional. Ia mencontohkan Gunung Raja Paksi yang sudah memproduksi green steel untuk memenuhi permintaan ekspor.

Selain listrik bersih, ia mengingatkan bahwa industri juga membutuhkan clean heat sebagai input proses produksi, segmen yang hingga kini belum memiliki regulasi di Indonesia. “Ini menjadi peluang bisnis baru yang masih sangat overlooked,” katanya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Juga

Tiga Misalignment Hambat Transisi Energi-Industri Indonesia

29 April 2026 - 17:36 WIB

REZ Jadi Kunci Kebutuhan Mesin Pertumbuhan Baru Indonesia

29 April 2026 - 15:32 WIB

Presiden Prabowo Tinjau TPST BLE Banyumas, Dorong Pengelolaan Sampah Terpadu

29 April 2026 - 13:27 WIB

Populer NASIONAL