Menu

Mode Gelap
Tiga Misalignment Hambat Transisi Energi-Industri Indonesia REZ Jadi Kunci Kebutuhan Mesin Pertumbuhan Baru Indonesia Presiden Prabowo Tinjau TPST BLE Banyumas, Dorong Pengelolaan Sampah Terpadu CBAM Eropa Jadi Alarm: Energi Bersih Kini Syarat Akses Pasar Ekspor Hak Korban dan Keluarga Tabrakan Kereta Harus Dijamin Negara Danantara: Lima Syarat Agar REZ Layak Investasi

ENERGI

REZ Jadi Kunci Kebutuhan Mesin Pertumbuhan Baru Indonesia

badge-check


					Foto: Ester Sri Astuti/tangkapan layar Perbesar

Foto: Ester Sri Astuti/tangkapan layar

INAnews.co.id, Jakarta– Indonesia tidak bisa lagi mengandalkan model ekonomi lama untuk mencapai target pertumbuhan 8 persen. Forum diskusi publik bertajuk Reframing Renewable Energy for Economic Growth yang digelar INDEF Green Transition Initiative (GTI) bersama Systemic, Selasa (28/4/2026), menegaskan bahwa Renewable Energy Zones (REZ), kawasan energi terbarukan yang terintegrasi dengan industri,  adalah instrumen strategis untuk menjawab jebakan pertumbuhan ekonomi 5 persen yang sudah berlangsung lebih dari tiga dekade.

Diskusi ini didukung Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian dan Climate Works Foundation, dengan menghadirkan pembicara dari INDEF, Kementerian ESDM, PLN, Danantara, dan Climate Work Center.

Direktur Eksekutif INDEF Ester Sri Astuti menegaskan, transisi energi bukan lawan pertumbuhan ekonomi, melainkan pilar utama yang dapat mengakselerasi keduanya sekaligus.

“INDEF percaya bahwa transisi energi dapat menjadi pilar utama yang mendorong pertumbuhan ekonomi sekaligus mengakselerasi transisi menuju energi bersih,” ujarnya.

Forum ini berlangsung di tengah gejolak geopolitik global, termasuk ketegangan di Timur Tengah, yang kian mempertegas urgensi pengurangan ketergantungan pada energi fosil.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Juga

Tiga Misalignment Hambat Transisi Energi-Industri Indonesia

29 April 2026 - 17:36 WIB

CBAM Eropa Jadi Alarm: Energi Bersih Kini Syarat Akses Pasar Ekspor

29 April 2026 - 12:58 WIB

Pemerintanh Memastikan Stabilitas Energi Nasional di Tengah Geopolitik Global

28 April 2026 - 14:56 WIB

Populer ENERGI